Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Ekonomi RI Harus Berbasis Data Akurat

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Pembangunan Ekonomi RI Harus Berbasis Data Akurat Doc: antara
Ket. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy - Pentingnya perencanaan berbasis data tunggal sosial ekonomi nasional agar kebijakan pembangunan lebih terarah dan berdampak luas.

Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan pembangunan ekonomi Indonesia ke depan harus berbasis data yang akurat serta didukung penguatan sektor strategis, seperti pertanian dan industri berbasis sumber daya domestik.

Dia menekankan pentingnya perencanaan berbasis data tunggal sosial ekonomi nasional agar kebijakan pembangunan lebih terarah dan berdampak luas

“Presiden Prabowo memberikan arahan agar penggunaan data tunggal sosial ekonomi nasional menjadi dasar dalam setiap kebijakan pembangunan. Ini memastikan perencanaan ekonomi kita lebih tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan utama yang dihadapi masyarakat,” ujarnya dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan yang juga dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana, di Jakarta, Senin (17/3).

Seperti dikutip dari Antara, sebagai institusi perencanaan pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas disebut memiliki tanggung jawab menyusun kebijakan berbasis data yang terintegrasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), serta memastikan tata kelola data lebih akurat dan efisien. Pengelolaan data juga harus sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Tahun 2022 agar tetap menjamin keamanan informasi publik.

1742233309_e9ff300f95c9a78260f6.jpg

Dalam konteks pembangunan ekonomi, Menteri PPN menyoroti sektor pertanian sebagai pilar penting menanggulangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Sejak tahun 1970-an, lanjutnya, kebijakan pertanian telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara signifikan. Karena itu, Indonesia dinyatakan harus memastikan sektor ini tetap menjadi prioritas dengan meningkatkan produktivitas.

Dia mengungkapkan lima faktor utama yang harus diperkuat untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian, yaitu benih berkualitas, sistem irigasi yang baik, penggunaan pupuk yang tepat, penerapan teknologi modern, dan sistem logistik yang efisien.

“Pembangunan ekonomi tidak bisa hanya bergantung pada sektor industri dan jasa. Kita perlu membangun kekuatan dari sektor yang berbasis sumber daya domestik, seperti pertanian dan manufaktur berbasis bahan baku lokal. Dengan strategi ini, kita dapat mencapai pertumbuhan yang lebih stabil, berkelanjutan, dan inklusif,” kata Rachmat Pambudy.

Kepala Bappenas mengajak seluruh pemangku kepentingan, terutama DEN dan BGN, untuk berkolaborasi mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui kebijakan yang berbasis data dan penguatan sektor strategis, kita dapat memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. Oleh karena itu, kami berharap adanya dukungan, masukan, agar target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dapat tercapai,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.