Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Toilet di Atas Awan di Rinjani

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Toilet di Atas Awan di Rinjani Doc: ANTARA/HO-Humas Balai TNGR
Ket. Toilet yang dibangun di jalan pendakian destinasi Sembalun, kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)

Mataram -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pembangunan toilet di atas awan di ketinggian ± 2639 Mdpl, tepatnya di Pelawangan Sembalun 1 destinasi jalur wisata pendakian Sembalun untuk menjaga lingkungan kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Telah dibangun fasilitas toilet dengan konsep ramah lingkungan yang siap dipergunakan pada musim pendakian 2025," kata Kepala Balai TNGR NTB Yarman di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan di setiap pendakian, semua selalu dihadapkan pada tantangan, bukan hanya fisik, tetapi juga moral dalam menjaga keindahan alam.

"Salah satunya adalah bagaimana menjaga kebersihan, bahkan di tempat yang jauh dari peradaban," katanya.

Oleh karena itu, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani kerja sama dengan Arei Outdoor Gear membangun toilet di ketinggian ± 2639 mdpl untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung.

"Toilet ini bukan sekadar fasilitas, melainkan langkah konkret untuk mengurangi dampak buruk bagi lingkungan sekitar," katanya.

Ia mengatakan toilet yang telah rampung dikerjakan ini menyediakan dua pilihan, yakni toilet duduk dan toilet jongkok, semua ini demi kenyamanan para pendaki.

Fasilitas ini dihadirkan untuk menghindari perilaku buang air besar sembarangan yang dapat mencemari ekosistem dan merusak estetika pemandangan alam Rinjani.

Ia mengatakan langkah ini baru permulaan, rencana pembangunan toilet serupa juga akan hadir di Danau Segara Anak pada ketinggian 2010 mdpl, sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan kelestarian alam tetap terjaga di tempat-tempat tinggi yang menjadi surga bagi para pendaki.

Semoga langkah kecil ini menginspirasi semua pihak untuk selalu menjaga kebersihan alam, bukan hanya saat pendakian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari bersama-sama menjaga alam agar generasi mendatang juga bisa menikmati pesona keindahan alam yang serupa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.