Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Kebudayaan Bahas Kuliner sebagai Wujud Ekspresi Budaya Nusantara

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Menteri Kebudayaan Bahas Kuliner sebagai Wujud Ekspresi Budaya Nusantara Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon alam acara diskusi mengenai budaya pangan Nusantara yang dilaksanakan di Depok pada Sabtu (15/3).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa kuliner merupakan salah satu wujud ekspresi budaya, bagian dari tradisi lokal yang diwariskan secara turun temurun.

Dalam acara diskusi mengenai budaya pangan Nusantara yang dilaksanakan di Depok pada Sabtu (15/3), dia menyampaikan bahwa budaya pangan berkaitan erat dengan tradisi leluhur.

"Baik itu tanaman padi, jagung, palawija, dan lainnya, semuanya memiliki tradisi, upacara, ritual, serta doa-doa tertentu yang diwariskan turun-temurun," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Minggu (16/3).

Dia juga menyampaikan bahwa kuliner tradisional dan gastronomi merupakan bagian dari kekayaan warisan budaya bangsa.

"Contohnya rendang, yang memiliki 24 jenis berbeda di berbagai daerah. Tahun ini, pemerintah akan mendaftarkan tempe ke UNESCO sebagai warisan budaya tak-benda," katanya.

Ia menambahkan, subak di Bali juga merupakan bagian warisan budaya pangan Nusantara. Sistem pengairan sawah tersebut sudah diakui sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

Dalam acara diskusi tentang budaya pangan, Menteri Kebudayaan mengemukakan pula pentingnya diversifikasi pangan dalam upaya mencapai swasembada pangan empat hingga lima tahun ke depan.

Ia menyebut sorgum sebagai salah satu alternatif tanaman pangan yang bisa dikembangkan untuk menambah ragam pasokan bahan pangan.

"Tanaman sorgum perlu dikembangkan karena bisa menggantikan nasi dan gandum, mendukung kemandirian pangan kita," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri mengemukakan rencana pemerintah kota untuk mengembangkan pertanian urban.

Menurut dia, Pemerintah Kota Depok menyiapkan lahan seluas tujuh hektare untuk menghadirkan hutan raya serta mendorong pengembangan pertanian di wilayah perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

13 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.