Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Sulbar: Produsen Minyakita Harus Ditindak Tegas

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Gubernur Sulbar: Produsen Minyakita Harus Ditindak Tegas Doc: ANTARA/HO-Pemprov Sulbar
Ket. Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka.

Mamuju -- Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka mendukung produsen Minyakita ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku jika terbukti merugikan masyarakat.

"Adanya temuan di pasaran di Kota Mamuju mengenai Minyakita yang dijual tidak sesuai dengan takaran oleh produsen sangat merugikan masyarakat," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, Minyakita merupakan minyak yang bersubsidi dan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk mengurangi beban ekonominya 

"Sehingga tidak boleh lagi produsen minyak goreng dibiarkan mencuri keuntungan dengan menjual minyak goreng tidak sesuai takaran, karena produsen sudah mendapatkan keuntungan dari usahanya dan dari program subsidi," katanya. 

Menurut dia, mental para pengusaha minyak goreng nakal harus diperbaiki dan diberikan efek jera agar tidak lagi merugikan masyarakat yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi.

"Jangan mengambil keuntungan di tengah penderitaan masyarakat saat ini. Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat termasuk di wilayah Sulbar, yang harus dipenuhi, jangan lagi mencari keuntungan dengan merugikan masyarakat miskin," katanya.

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar sangat mendukung aparat penegak hukum menindak secara tegas produsen Minyakita yang telah merugikan masyarakat, dan agar mereka tidak dirugikan ke depannya.

Sementara, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Badan Reserse Kriminal Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa sebanyak 14 direktur perusahaan ditetapkan sebagai tersangka terkait pelanggaran produsen Minyakita.

Satgas Pangan Polri bersama Kementerian Perdagangan juga melakukan penyegelan terhadap pabrik PT Artha Eka Global Asia (AEGA) yang melanggar aturan ketentuan takaran minyak goreng rakyat atau Minyakita, di Karawang, Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.