Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tetap Produktif Selama Ramadan, Dosen Unair Berikan Tipsnya

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 23:02 WIB | Oleh:
Tetap Produktif Selama Ramadan, Dosen Unair Berikan Tipsnya Doc: Istimewa
Ket. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Tino Leonardi.

JAKARTA -  Bulan Ramadan sering kali membawa perubahan pola tidur dan makan yang dapat memengaruhi produktivitas. Untuk membantu masyarakat tetap produktif selama menjalankan ibadah puasa, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Tino Leonardi, membagikan sejumlah tips berdasarkan perspektif psikologi.

Tino mengatakan, puasa yang dilakukan dengan benar justru dapat memberikan manfaat bagi fungsi otak. Dalam konteks puasa Ramadan, dia menjelaskan bahwa puasa yang benar disunnahkan untuk makan buka dan sahur yang bergizi tanpa berlebihan serta cukup beristirahat. 

“Berpuasa dapat meningkatkan brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yaitu protein yang berperan dalam perkembangan dan plastisitas otak. Hal ini berkontribusi terhadap peningkatan kognisi, fokus, dan daya ingat individu,” ujar Tino, dalam laman resmi Unair yang diakses Sabtu (15/3).

Dia menjelaskan, pentingnya pola makan dan istirahat yang tepat. Selain itu, pekerjaan yang memerlukan energi besar sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum rasa lapar muncul.

Tino menyarankan, jika timbul rasa kantuk di siang hari, tidur sejenak selama 20 hingga 30 menit bisa menjadi cara untuk membantu mengembalikan energi. “Namun, jika tidurnya terlalu lama, selain tidak produktif juga membuat badan makin terasa lemas karena kurang bergerak,” lanjutnya.

Dia juga memaparkan cara untuk tetap produktif, termasuk melakukan aktivitas fisik ringan dengan senam atau berjalan di sekitar rumah dan area kerja. Hal ini bisa membantu menghilangkan kantuk karena meningkatkan aliran darah, terutama bagi bekerja di depan komputer atau meja kerja.

Tino menyebut, eseorang yang kurang tidur akan terganggu mood dan produktivitasnya. Meski demikian, dampaknya bisa diminimalisir.

“Tidur lebih awal dan menyempatkan tidur siang bisa menjadi solusi. Biasanya kita akan beradaptasi setelah 2 hingga 3 hari, bahkan mungkin lebih cepat jika terbiasa melakukan puasa sunnah,” ucapnya.

Tino mengatakan, Ramadan ini adalah momentum untuk belajar membangun kebiasaan positif dan meningkatkan produktivitas jangka panjang. Niat yang benar dapat menjaga motivasi selama Ramadan.

“Jika kita meniatkan puasa sebagai ibadah dan bekerja atau belajar sebagai bagian dari tanggung jawab, maka secara psikologis mestinya tidak merasa terbebani. Kita tindak lanjuti dengan mempersiapkan dan mengelola fisik agar tetap bugar sepanjang hari,” terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.