Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menuntaskan 40 Program dalam 100 Hari Pertama

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dalam beberapa kesempatan, Anda menegaskan akan mengikuti semua aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Bisa dijelaskan lebih lanjut?

Lah memang mesti demikian. Sebagai Gubernur Jakarta tentu harus tunduk, taat, dan patuh kepada pemerintah pusat. Hubungan pemerintah pusat dan daerah sudah diatur dalam undang-undang. Kami ikut terlibat dalam penyusunannya. Jadi, paham betul bahwa kewenangan utama dalam pengelolaan daerah, termasuk pelantikan kepala daerah, ada di pemerintah pusat.

Komentar soal kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, donk.

Sekali lagi, sebagai kepala daerah, harus mengikuti semua kebijakan pusat. Ini termasuk juga kebijakan efisiensi. Semua daerah dan lembaga mesti mengikuti, termasuk Pemprov Jakarta. Kami tinggal menyesuaikan saja tanpa mengganggu program-program yang sudah dirancang untuk kepentingan masyarakat.

Termasuk dalam APBD? Kan sudah ada program-program terencana?

O ya. APBD Jakarta sudah disahkan. Bahkan, jika mengikuti aturan, seharusnya pendapatan dari dana bagi hasil yang diterima Jakarta lebih tinggi setelah status ibu kota dipindahkan ke IKN. Ini karena mayoritas pungutan pajak tetap terjadi di Jakarta, sehingga persentase penerimaan bisa meningkat.

Jadi, Anda optimistis pendapatan Jakarta tetap stabil, meski bukan lagi ibu kota negara?

Mengapa tidak. Jakarta tetap menjadi pusat ekonomi dan bisnis. Meski ibu kota pindah, aktivitas ekonomi di sini tidak akan berkurang secara signifikan. Itu sebabnya kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan transisi berjalan baik.

Ada rencana merombak gapura batas kota dan kecamatan agar lebih mencerminkan nuansa Betawi. Maksudnya?

Jakarta tetap memiliki identitas yang kuat sebagai kota Betawi. Maka, pemprov akan merombak semua gapura batas kota dan kecamatan agar lebih kental dengan ornamen Betawi. Dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, disebutkan bahwa setelah Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota, budaya Betawi harus menjadi prioritas. Jadi, tidak boleh setengah-setengah. Salah satunya akan diperlihatkan di gerbang-gerbang kota.

Konsep desainnya seperti apa?

Jakarta memiliki banyak arsitek. Mereka akan menyiapkan desain yang benar-benar mencerminkan budaya Betawi. Gapura-gapura ini akan memiliki warna khas dan ornamen khas Betawi, jangan nanggung: Betawi bukan, nasional juga bukan. Konsepnya harus lebih otentik.

Selain dari segi infrastruktur, apakah ada langkah lain untuk memperkuat budaya Betawi?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

35 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.