Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menuntaskan 40 Program dalam 100 Hari Pertama

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Soal pendidikan anak berkebutuhan khusus?

Ya ini juga. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus di Jakarta mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ini harus dibuat Pergub untuk menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masa depan mereka. Ini ada anak-anak autis dan yang kesulitan belajar. Kami sangat mendalami persoalan ini. Berapa pun jumlahnya, mereka tetap menjadi tanggung jawab negara.

Saat ini, bagaimana kondisi sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta?

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jakarta, ada 89 SLB di Jakarta. Namun, hanya 13 yang dikelola Dinas Pendidikan. Sedangkan 76 lainnya milik swasta. Yang menjadi perhatian Pemprov adalah persebarannya belum merata. Misalnya, di Jakarta Utara, belum ada SLB sama sekali. Ini yang harus segera diatasi.

Selain pendidikan, bagaimana masa depan anak-anak disabilitas di dunia kerja?

Itu juga menjadi perhatian. Tidak cukup hanya memberikan akses pendidikan. Kami juga harus memastikan bahwa memiliki peluang di dunia profesional. Saat ini, sudah ada regulasi yang mengimbau perusahaan, baik pemerintah maupun swasta, untuk mengalokasikan dua persen dari tenaga kerja mereka bagi penyandang disabilitas. Sayangnya, aturan ini belum sepenuhnya berjalan.

Langkah konkret untuk memastikan aturan tersebut agar terealisasi?

Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan sektor swasta, agar aturan ini benar-benar dijalankan. Kami ingin ada program pelatihan dan pendampingan bagi anak-anak disabilitas, sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Salah satu masalah terbesar di Jakarta adalah banjir. Bagaimana mengatasinya?

Penanganan banjir Jakarta tidak bisa dilakukan secara parsial. Semua harus bekerja sama untuk mencari solusi menyeluruh. Maka, penanganan banjir akan menjadi salah satu program utama dalam 100 hari kerja.

Contohnya?

Kami akan melanjutkan langkah-langkah yang sudah dilakukan gubernur sebelumnya seperti memperbaiki tali air, drainase, serta menggali saluran air secara rutin seperti yang dilakukan oleh Pak Ahok. Selain itu, sumur resapan yang dibuat era Pak Anies juga akan terus kami optimalkan. Semua ini dilakukan untuk kepentingan Jakarta dan tidak bisa dilakukan secara parsial.

Ini kan jangka pendek, jangka panjangnya?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.