Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MinyaKita di Bantul tak sesuai takaran seharusnya

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 17:00 WIB | Oleh:
MinyaKita di Bantul tak sesuai takaran seharusnya Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta saat memantau minyak goreng di Pasar Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (13/3)

Bantul -- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan produk MinyaKita yang isinya tidak sesuai takaran seharusnya, beredar di pasar tradisional wilayah daerah itu.

"MinyaKita kemarin ada kekurangan, tapi cuma sedikit beberapa dari seharusnya berisi 1.000 mili liter itu ada yang 985 mililiter, jadi kurang 15 mililiter," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta saat memantau stok bahan pokok di Pasar Imogiri, Bantul, Kamis.

Meski demikian, kata dia, temuan produk MinyaKita tidak sesuai takaran seharusnya itu tidak ditemukan di Pasar Imogiri yang menjadi lokasi rutin pemantauan pemerintah daerah.

"Kalau di sini (Pasar Imogiri) tidak ada, tapi kemarin pernah pemerintah daerah mengecek memang ada kekurangan kaitan MinyaKita," katanya.

Wabup mengatakan, guna mengantisipasi temuan tersebut, pemerintah daerah menugaskan lurah pasar atau yang bertanggung jawab mengelola pasar untuk kemudian memantau secara intens di masing- masing pasar tradisional.

"Kalau untuk sementara ini masih beredar di pasar, belum ditarik. Dan tetap pemerintah daerah juga semangat untuk memantau harga maupun ketersediaan bahan kebutuhan pokok," katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Fenty Yusdayati mengatakan, temuan minyak tidak sesuai takaran dalam kemasan botol tersebut masih dalam batas toleransi.

"Itu minyak yang botolan, jadi dalam botolan satu liter isinya kita lihat 985 mililiter, jadi masih kurang. Tetapi tetap kita laporkan ke pusat kondisi produksi dari produsen CV ini seperti itu," katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap masyarakat tidak perlu risau terhadap temuan tersebut, dikarenakan memang ada produk minyak serupa yang justru takaran lebih dari 1.000 mililiter.

"Itu toleransi masih aman, tapi tetap kita laporkan ke pusat, bahkan ada yang lebih dari 1.000 mililiter, kita tidak tahu, entah itu dari pasarnya sana, atau produsen sana," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.