Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Dampak Perubahan Iklim, Pemkot Madiun Tambah 23 Kampung Proklim

4 Kamis, 13 Mar 2025, 19:38 WIB | Oleh:
Kurangi Dampak Perubahan Iklim, Pemkot Madiun Tambah 23 Kampung Proklim    Kurangi Dampak Perubahan Iklim, Pemkot Madiun Tambah 23 Kampung Proklim    Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Salah satu lingkungan di tingkat RT di Kota Madiun yang masuk dalam Program Kampung Iklim.

MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menambah jumlah Kampung Proklim (Program Kampung Iklim) di wilayah itu sebagai bentuk komitmen  ikut serta mengurangi dampak perubahan iklim akibat pemanasan global.

"Tahun ini sebanyak 23 Kampung Proklim baru telah terbentuk, sehingga total jumlahnya meningkat dari 37 kampung pada tahun sebelumnya menjadi 60 kampung," ujar Sub-koordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun Annita Yuli Mayasari di Madiun, Kamis.

Menurut dia, penambahan itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, menurunkan emisi gas rumah kaca, serta memperkuat strategi mitigasi lingkungan di tingkat masyarakat.

Annita Yuli sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Program Proklim tersebut. Rata-rata Kampung Proklim di Kota Madiun merupakan lingkungan RT dan RW di tiap-tiap kelurahan.

"Kampung Proklim bukan hanya program, tetapi gerakan nyata untuk membangun ketahanan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan bertambahnya jumlah Kampung Proklim di Kota Madiun, kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aksi nyata mitigasi dampak perubahan iklim," katanya.

1741867758_ff9478dc660666bc1f5a.jpeg

Ia menambahkan setiap Kampung Proklim di Kota Madiun akan mendapatkan pendampingan dan dukungan program dari pemerintah agar implementasinya berjalan optimal.

"Kami terus mendorong inovasi dan kolaborasi di tingkat kampung untuk meningkatkan efektivitas program ini, termasuk dalam pengelolaan sampah, penghijauan, dan efisiensi energi," katanya.

Dengan bertambahnya Kampung Proklim di Kota Madiun, lanjutnya, semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang berkomitmen terhadap lingkungan berkelanjutan.

Seperti diketahui Program Proklim merupakan program nasional yang bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan iklim. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Melalui Proklim tersebut pemerintah ingin meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian suatu kampung atau lingkungannya. Salah satunya, dengan turut menjaga kesinambungan alam dengan berbagai kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan kebersihan lingkungan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Diperiksa KPK ...

Harga Cabai Rawit Rp86.900/Kg, Telur Ayam Rp28.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp86.900/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini soal Suap Buka Blokir HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini soal Suap Buka Blokir HGB

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.