Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Ditata, Kemenkeu Catat Kucuran APBN Rp24,14 Miliar.

4 Rabu, 04 Nov 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Ditata, Kemenkeu Catat Kucuran APBN Rp24,14 Miliar. Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Ditata, Kemenkeu Catat Kucuran APBN Rp24,14 Miliar. Doc: Antara Foto
Ket. Progres pengerjaan proyek penataan wisata Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu, Rabu (4/11).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat penyaluran dana proyek strategis anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) khususnya untuk penataan pembangunan objek wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) di Kota Bengkulu mencapai Rp24,14 miliar.

"Untuk realisasi proyek strategis anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur khususnya penataan kawasan DDTS hingga awal November 2026 telah mencapai Rp24,14 miliar dari total anggaran yang terkontrak sebesar Rp37,12 miliar," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim di Kota Bengkulu, Rabu.

Dengan adanya penyaluran dana dari pemerintah pusat untuk proyek strategis nasional (PSN), pemerintah terus mendorong pengembangan infrastruktur pariwisata, salah satunya melalui penataan kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) di Kota Bengkulu.

Ia menyebut bahwa alokasi anggaran dari pemerintah pusat tersebut untuk mendukung penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah agar menjadi destinasi wisata yang lebih tertata dan mampu memberikan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu.

Penataan kawasan wisata tersebut dilakukan di atas lahan seluas lima hektare yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan dengan adanya penataan kawasan wisata DDTS tersebut dapat meningkatkan kualitas kawasan wisata sekaligus mendukung pengembangan potensi pariwisata daerah.

Untuk itu, pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah dapat diselesaikan pada akhir 2026 dan diharapkan objek wisata DDTS semakin berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Bengkulu.

"Penataan wisata DDTS dilakukan selain untuk meningkatkan daya tarik wisata, tapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," ujar dia.

Dengan adanya pengembangan destinasi wisata diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta mendorong pertumbuhan sektor pendukung pariwisata di Kota Bengkulu.

Oleh karena itu, Kanwil DJPb Bengkulu Bengkulu akan terus mengawal penyaluran anggaran proyek tersebut untuk memastikan penggunaannya sesuai dengan peruntukan.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukan, tepat sasaran, serta mendukung penyelesaian pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan," sebutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Harga Cabai Rawit Rp86.900/Kg, Telur Ayam Rp28.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp86.900/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini soal Suap Buka Blokir HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini soal Suap Buka Blokir HGB

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.