Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK

4 Rabu, 04 Nov 2026, 12:10 WIB | Oleh:
Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK Doc: ANTARA
Ket. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (4/11).

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (4/11). Kehadirannya berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk serta penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Kedatangan Nusron terbilang mendadak karena sebelumnya tidak terdapat informasi mengenai jadwal pemeriksaannya pada hari tersebut. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, penyidik tidak memberikan pemberitahuan terkait rencana kedatangan Menteri ATR/BPN tersebut.

"Mungkin inisiatif datang sendiri," kata Setyo kepada wartawan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo juga membenarkan kehadiran Nusron untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebelumnya. Menurutnya, pemeriksaan pada 4 November tidak tercantum dalam jadwal yang telah ditetapkan penyidik.

"Benar, hari ini Rabu (4/11), saudara NW hadir memenuhi panggilan sebelumnya. Jadi sebenarnya memang tidak ada penjadwalan pemeriksaan untuk hari ini. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik," kata Budi.

Sebelum akhirnya datang, Nusron tercatat dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. Pemanggilan pertama dijadwalkan pada Rabu (7/10), tetapi ia tidak hadir dengan alasan memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Kamis (15/10). Namun, Nusron kembali tidak memenuhi panggilan karena sedang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Pemeriksaan terhadap Nusron berkaitan dengan penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Perkara tersebut telah menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta sebagai tersangka.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka berasal dari unsur pejabat pertanahan, politikus, mantan kepala daerah, hingga jajaran perusahaan swasta.

Delapan tersangka tersebut terdiri atas:

  1. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung.
  2. Politikus Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.
  3. Mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto.
  4. Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.
  5. Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri.
  6. Muhammad Fakhry.
  7. Erwin.
  8. Rizal Pahlevi.

Dalam perkembangan perkara tersebut, KPK menyebut Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid. Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi yang berkaitan dengan pemeriksaan Nusron dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Kehadiran Nusron pada 4 November 2026 menjadi kelanjutan proses pemeriksaan yang sebelumnya tertunda akibat dua kali ketidakhadirannya. Hingga pemeriksaan berlangsung, Nusron masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Harga Cabai Rawit Rp86.900/Kg, Telur Ayam Rp28.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp86.900/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.