Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Pesisir Pantura Jawa, Solusi Pemerintah untuk Atasi Abrasi dan Rob

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas Pesisir Pantura Jawa, Solusi Pemerintah untuk Atasi Abrasi dan Rob Doc: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Ket. Foto udara kondisi banjir rob di Slamaran, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2020).

JAKARTA – Pantura (Pantai Utara Jawa) adalah kawasan pesisir yang membentang di sepanjang utara Pulau Jawa, meliputi provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kawasan ini dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, perikanan, dan transportasi.

Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah dan berbagai pihak telah melakukan upaya seperti pembangunan tanggul laut, rehabilitasi mangrove, serta perbaikan infrastruktur transportasi.

Pemerintah berencana membentuk satuan tugas (satgas) penanganan kawasan pesisir Pantai Utara atau Pantura Jawa.

"Bapak Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan kementeriannya mendapatkan tugas dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto untuk tanggul laut raksasa atau giant sea wall dan beliau diminta untuk membuat semacam satgas khusus untuk penanganan pesisir Pantai Utara Jawa," ujar Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti di Jakarta, Rabu (12/3).

Satgas melibatkan berbagai kementerian antara lain Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan pihak terkait termasuk juga pemerintah daerah.

Menurut Diana, giant sea wall merupakan program perlindungan pesisir pantai utara Jawa. Tanggul laut raksasa ini membentang dari Banten sampai ke Jawa Timur, dari Tangerang sampai ke Gresik. Kemungkinan memiliki total panjang 946 km, sehingga perkiraan investasinya cukup besar.

"Kementerian PU di sini sebagai kelompok kerja (pokja) pembangunan, dan juga nanti ada pokja pembiayaan. Dan, nanti tidak hanya dengan APBN, diharapkannya juga malah justru swasta," katanya.

Swasta bisa menjadi mitra strategis untuk pengembangan giant sea wall Jabodetabek dan juga untuk program perlindungan Pantura Jawa, yang permukaan tanahnya terus mengalami penurunan.

Peluang investasi giant sea wall juga tentunya akan ada land value capture, pendapatan dari tol di atas tanggul laut, potensi penjualan listrik, dan juga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung.

"Banyak, jadi nanti ini multisektor yang ada di giant sea wall, jadi ini bukan hanya satu sektor saja, banyak, dan nanti mungkin akan digabungkan. Makanya, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang menjadi lead-nya, dan Kementerian PU nantinya akan ditugaskan untuk apa," ujar Diana.

Terkait dengan giant sea wall di wilayah Jabodetabek, dirinya menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bagian dari program yang sebelumnya telah diatur oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yakni National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Program NCICD tersebut melibatkan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. NCICD terdiri atas tahap A, B, dan C, yang untuk tahap A ada tanggul pantai dan sungai yang sudah dilaksanakan kolaboratif antara Kementerian PU dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan Lampiran Peraturan Presiden (Perpres) 12/25 mengenai Narasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029, giant sea wall masuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025-2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.