Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Rano Karno Perkenalkan Kanal Aspirasi Publik dalam Forum Konsultasi RPJMD DKI Jakarta

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 17:10 WIB | Oleh:
Wagub Rano Karno Perkenalkan Kanal Aspirasi Publik dalam Forum Konsultasi RPJMD DKI Jakarta Doc: Sumbet foto: istimewa

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali, menghadiri Forum Konsultasi Publik terkait Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Benyamin Sueb, Balai Kota Jakarta, pada Selasa (11/3). Selain memberikan arahan, Wagub Rano juga memperkenalkan kanal aspirasi publik sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam penyusunan RPJMD.

Dalam pidatonya, Wagub Rano menjelaskan visi pembangunan DKI Jakarta 2025-2029, yaitu "Jakarta Kota Global dan Pusat Perekonomian yang Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Menyejahterakan Seluruh Warganya." Visi ini dijabarkan dalam lima misi utama, yakni:

1. Mewujudkan masyarakat megapolitan yang berdaya dan sejahtera.

2. Membangun pusat ekonomi inovatif dengan akses sumber daya yang merata.

3. Menciptakan manajemen kota modern yang akuntabel dan responsif untuk layanan publik yang optimal.

4. Mewujudkan ruang kota yang layak huni, berketahanan, dan berkelanjutan.

5. Mengembangkan konektivitas dan kolaborasi antarkegiatan ekonomi, sosial, dan budaya.

Lebih lanjut, Wagub Rano menekankan bahwa Jakarta tidak hanya akan melanjutkan pembangunan yang ada, tetapi juga berupaya menjadi kota yang sejajar dengan kota-kota maju dunia. Ia menyoroti tantangan urban yang semakin kompleks, namun tetap optimistis bahwa Jakarta memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, Sekda Marullah menambahkan bahwa meningkatnya jumlah penduduk perkotaan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kawasan Jabodetabekjur kini menyumbang 23,8 persen terhadap PDRB nasional, dengan Jakarta sebagai motor penggerak utama perekonomian Indonesia.

"Menjelang usia lima abad, Jakarta telah menjadi pelopor berbagai inovasi dan menjadi standar kebijakan bagi kota-kota lain di Indonesia. Infrastruktur terus berkembang, perizinan dipermudah, birokrasi semakin modern, dan kebijakan sosial semakin tepat sasaran," ujar Sekda Marullah.

Sebagai bagian dari upaya transparansi dan partisipasi publik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan kanal partisipasi publik untuk penyusunan RPJMD yang dapat diakses melalui bappeda.jakarta.go.id/rpjmd/aspirasi.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Plt. Direktur Regional I Kementerian PPN/Bappenas Uke Mohammad Hussein, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, para kepala perangkat daerah, BUMD, akademisi, praktisi, asosiasi profesi, serta perwakilan NGO dan lembaga masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.