Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

VinFast Siap Ekspansi, Menteri Rosan Pastikan Komitmen Bangun Pabrik di RI

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
VinFast Siap Ekspansi, Menteri Rosan Pastikan Komitmen Bangun Pabrik di RI Doc: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.
Ket. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025).

JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani yakin perusahaan otomotif asal Vietnam VinFast serius ingin berinvestasi bangun pabrik di Indonesia.

Rosan, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3), menyebut Indonesia merupakan satu dari dua negara yang dibidik oleh VinFast untuk manufaktur mobilnya yang produksinya untuk pasar ekspor.

“VinFast memang sudah bertemu dengan kami juga untuk rencana membangun pabriknya di Indonesia, dan mereka memang ingin. Jadi, Indonesia itu salah satu dari dua negara yang mereka manifestasi di luar Vietnam untuk manufaktur ini, dan mereka sangat serius,” kata Rosan menjawab pertanyaan wartawan.

Oleh karena itu, Rosan melanjutkan Kementerian Investasi pun mendampingi VinFast untuk mewujudkan rencana investasinya itu.

“Kami bersama-sama mereka untuk memberikan alternatif juga lokasinya sehingga mereka bisa merealisasikan investasi yang mereka sampaikan dan mereka memang sangat-sangat serius,” kata Rosan.

Menteri Investasi, yang juga menjabat CEO Danantara, itu pun yakin investasi VinFast akan segera terwujud.

Terlepas dari keseriusan itu, Rosan saat ini belum dapat banyak berbicara detail investasinya, termasuk lokasi-lokasi yang ditawarkan Indonesia untuk VinFast.

“Nanti detailnya ya, akan saya jabarkan. Tetapi, intinya sih mereka sangat-sangat serius untuk melakukan investasi di Indonesia ini,” kata Menteri Investasi.

Rosan bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Senin malam mendampingi Presiden Prabowo Subianto menjamu tamu negara dari Vietnam, yaitu Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam beserta delegasi Vietnam, santap malam di Istana Merdeka.

Upacara penyambutan untuk To Lam berlangsung pada sore hari, kemudian diikuti dengan pertemuan empat mata antara To Lam dan Prabowo. Kemudian, keduanya memimpin pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Vietnam.

Selepas pertemuan, Presiden Prabowo dan Sekjen To Lam menyampaikan pernyataan bersama, yang salah satu poinnya dua negara sepakat untuk meningkatkan kemitraan menjadi kerja sama yang komprehensif. Keduanya juga sepakat untuk sama-sama mendukung visi masing-masing untuk menjadi negara maju pada 2045 yaitu saat dua negara tepat berusia 100 tahun.

Delegasi Indonesia yang hadir dalam pertemuan itu mencakup Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.