Dari Balik Terali Besi, Warga Binaan Lapas Porong Panen 73 Kg Kangkung Hingga Tembus Pasar
📅 Senin, 19 Okt 2026, 20:36 WIB | Oleh: AlfredSIDOARJO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya memanen sebanyak 73 kilogram kangkung dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kepala Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Sohibur Rachman mengatakan kegiatan pertanian di lahan SAE merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menghadirkan pembinaan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
"Kami terus mendorong agar program pembinaan kemandirian tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi," kata Rachman di Sidoarjo, Senin (19/10).
Ia menyatakan bahwa hasil panen yang merupakan akumulasi produksi selama satu minggu tersebut selanjutnya didistribusikan untuk memenuhi pesanan yang telah diterima serta memasok kebutuhan sayuran di Pasar Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Melalui kegiatan pertanian tersebut, ia berharap warga binaan terlibat langsung dalam proses perawatan tanaman hingga pemanenan sehingga memperoleh pengalaman praktis sebagai bekal keterampilan kerja ketika kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja Lapas Kelas I Surabaya, Supriyanto, menjelaskan hasil panen kangkung sebanyak 73 kilogram akan dimanfaatkan untuk memenuhi pesanan yang telah masuk dan didistribusikan ke Pasar Porong agar hasil pertanian terserap dengan baik.
"Hasil panen kangkung ini merupakan akumulasi selama satu minggu terakhir dengan total 73 kilogram, yang selanjutnya digunakan untuk memenuhi pesanan dan didistribusikan ke Pasar Porong," katanya.
Ia menjelaskan, setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian premi kepada warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja dan produksi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, keterampilan, serta produktivitas mereka.
Pembagian premi tersebut juga diharapkan meningkatkan motivasi dan tanggung jawab warga binaan dalam bekerja sekaligus mendukung kemandirian ekonomi melalui kegiatan produktif.
Menurutnya, Lapas Kelas I Surabaya terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan SAE untuk meningkatkan produksi pertanian, memperluas pemasaran hasil panen, serta memperkuat pembinaan keterampilan dan kemandirian warga binaan sebagai bekal setelah bebas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!