Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baru Setengah yang Dibantu, Gubernur Kalsel Minta BNPB Guyur Bantuan Karhutla ke 6 Daerah Lagi

📅 Senin, 19 Okt 2026, 20:58 WIB | Oleh:
Baru Setengah yang Dibantu, Gubernur Kalsel Minta BNPB Guyur Bantuan Karhutla ke 6 Daerah Lagi Doc: ANTARA/HO-Pemprov Kalsel
Ket. Gubernur Kalsel Muhidin (kanan) mendampingi KSAD Jenderal TNI Tandiyo Budi Revita (kedua kanan) dan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi (kiri) meninjau penanganan karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (19/10/2026).

BANJARBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan kembali mengusulkan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk enam kabupaten yang belum menerima alokasi. 

“Kami mengusulkan kembali bantuan tersebut kepada BNPB dan Kementerian Kehutanan. Sebelumnya, dari 12 kabupaten yang kami usulkan, baru enam yang mendapatkan bantuan,” kata Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin saat mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi meninjau penanganan karhutla di Banjarbaru, Senin (19/10).

Ia mengatakan Pemprov Kalsel terus memperjuangkan dukungan bagi wilayah yang belum menerima bantuan, sekaligus menyiapkan langkah penanganan melalui pengadaan peralatan untuk mendukung pemadaman dan pembasahan lahan terdampak karhutla.

Muhidin menyebutkan peralatan tersebut direncanakan tiba pada pekan berjalan untuk selanjutnya diproses dan didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan, sehingga dapat menunjang kebutuhan penanganan kebakaran di lapangan.

Selain pengadaan peralatan, Pemprov Kalsel merencanakan pembangunan embung-embung kecil sebagai sumber air untuk mempercepat pembasahan lahan terbakar, terutama di kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Menurut dia, embung tersebut dapat menjadi titik pengambilan air bagi helikopter yang melakukan pengeboman air untuk pembasahan lahan sehingga ketersediaan sumber air di dekat lokasi kebakaran dapat mendukung operasi pemadaman dari udara.

“Kami ingin melihat pembuatan embung kecil. Nantinya helikopter dapat mengambil air dari embung tersebut untuk melakukan pembasahan di lokasi yang terdapat api,” ujar Muhidin.

Pemprov Kalsel terus berkoordinasi dengan BNPB, Kementerian Kehutanan, dan unsur terkait untuk memperkuat penanganan karhutla melalui pengajuan bantuan, penyediaan peralatan, serta rencana pembangunan sumber air guna mendukung upaya pemadaman di wilayah terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.