Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Siap Berunding Lagi dengan AS untuk Akhiri Perang dengan Russia

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Ukraina Siap Berunding Lagi dengan AS untuk Akhiri Perang dengan Russia Doc: AFP
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan tiba di Arab Saudi pada hari Senin (10/3), sehari sebelum pembicaraan penting antara pejabat Ukraina dan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang dengan Russia.

Seperti dikutip dari Yahoo News, negosiasi yang sangat dinantikan pada hari Selasa untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung tiga tahun itu akan mempertemukan pejabat AS dan Ukraina untuk pertama kalinya sejak kunjungan Zelensky ke Gedung Putih yang gagal pada bulan lalu.

Zelensky mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, pemimpin de facto negara tersebut, setelah itu timnya "akan tinggal untuk pertemuan pada hari Selasa dengan tim Amerika.

Pada pembicaraan di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah, utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff mengatakan Washington ingin mendapatkan kerangka kerja untuk perjanjian damai dan gencatan senjata awal juga.

Zelensky mengatakan Ukraina berkomitmen penuh terhadap dialog yang konstruktif, tetapi menginginkan kepentingannya diperhitungkan dengan cara yang tepat.

“Kami mengharapkan hasil, baik dalam hal mendekatkan perdamaian maupun melanjutkan dukungan,” katanya dalam pidato malamnya pada hari Minggu.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio akan terbang ke Jeddah pada hari Senin, kata Departemen Luar Negeri AS. Penasihat keamanan nasional Presiden AS, Mike Waltz juga telah mengonfirmasi keikutsertaannya.

Sementara Zelensky mengatakan negosiatornya akan mencakup Menteri Luar Negeri Andriy Sybiga dan Menteri Pertahanan Rustem Umerov, kepala stafnya Andriy Yermak dan Pavlo Palisa, seorang komandan militer dan wakil Yermak.

“Kyiv berhubungan terus-menerus dengan tim AS,” kata Zelensky.

Washington saat ini telah menangguhkan bantuan militer ke Ukraina serta pembagian informasi intelijen dan akses ke citra satelit sebagai upaya untuk memaksanya berunding dengan Moskow, yang melancarkan invasi habis-habisan pada Februari 2022 atas perintah Presiden Vladimir Putin.

Trump telah memperbarui komunikasi dengan Putin dan mengkritik Zelensky, yang menimbulkan kekhawatiran di Kyiv dan di antara sekutu Eropa bahwa pemimpin AS itu mungkin mencoba memaksa Ukraina menerima penyelesaian yang menguntungkan Russia.

Namun, pada hari Jumat, Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut terhadap Russia karena "menggempur" Ukraina di medan perang.

Sekutu Ukraina di Eropa minggu lalu mengadakan pertemuan puncak dengan Zelensky dan mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan anggaran pertahanan.

Gencatan Senjata

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.