Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bangka Tengah Mengatakan Penanganan “Stunting” Perlu Manajemen yang Jelas

24 Selasa, 11 Mar 2025, 20:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Bangka Tengah Mengatakan Penanganan “Stunting” Perlu Manajemen yang Jelas Bupati Bangka Tengah Mengatakan Penanganan “Stunting” Perlu Manajemen yang Jelas Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

KOBA, BABEL– Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman, mengatakan penanganan stunting memerlukan manajemen yang jelas dan rapi, baik dari sisi anggaran maupun upaya intervensi kasus.

"Untuk itu perlu dirumuskan bersama, terutama pola penanganan dan intervensi kasus," kata Algafry Rahman usai melantik dan mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bangka Tengah di Koba, Selasa (11/3).

Algafry menjelaskan manajemen penanganan stunting sangat diperlukan sebagai upaya untuk mencegah dan mengatasi stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang dan stimulasi yang kurang selama 1.000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan).

Manajemen stunting menurut dia mencakupi berbagai aspek di antaranya adalah pencegahan, deteksi dini, intervensi dan koordinasi lintas sektor.

"Tentu saja manajemen ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting dan memastikan anak-anak tumbuh sehat serta memiliki potensi optimal untuk masa depan," ujarnya.

Pemkab Bangka Tengah menetapkan 12 titik atau lokus yang menjadi prioritas dalam penanganan stunting, berdasarkan dari data kasus.

"Sebanyak 12 lokus itu memang memerlukan intervensi lebih lanjut supaya angka kasus gagal tumbuh pada anak ini bisa ditekan," ujarnya.

Pemkab Bangka Tengah menargetkan angka stunting turun dari 18 persen menjadi 14 persen pada 2025.

"Maka perlu manajemen sehingga pola penanganannya lebih terkoordinasi dengan baik, disamping memerlukan komitmen bersama dari semua lintas sektor," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.