Ende, Surga Kuliner Sehat untuk Berpuasa dan Solusi Cegah Stunting
📅 Minggu, 09 Mar 2025, 17:11 WIB | Oleh: Opik3. Tumis bawang sampai harum, dan kaldu jamur
4. Masukkan bersama dengan kacang hitam yang selesai dikukus.
5. Sajikan dengan ragam lauk pauk seperti ayam goreng suwir, sayur pucuk labu.
Uwi ai ndota atau disebut juga dengan ubi cincang ini masuk dalam daftar rekomendasi menu untuk program makan bergizi gratis (MBG) yang sedang dipersiapkan di Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Ende. Semua tidak lepas karena kandungannya yang sangat baik untuk anak. Sebagai informasi program pemenuhan gizi seimbang juga sedang gencar-gencarnya dilakukan, kolaborasi pemerintah dengan relawan untuk mengatasi masalah stunting pada anak di Kabupaten Ende.
Sebaiknya Anda baca juga:

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ende menunjukkan bahwa dari 15.000 anak, terdapat 7,9 persen atau sekitar 1.185 yang mengalami stunting. Pengukuran antropometeri yang dilakukan dengan evaluasi stunting pada bulan Februari dan Agustus 2024 itu mengungkapkan adanya gangguan gizi sejak usia 0-6 bulan, 6-24 bulan, dan di atas 24 bulan.
Pemerintah daerah setempat telah meluncurkan berbagai program peningkatan asupan gizi seimbang, termasuk penambahan asupan protein dua kali lipat dan program konvergensi stunting yang menjangkau 21 kecamatan, 278 desa, dan 26 puskesmas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, layanan posyandu kini telah diperluas melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup bayi, balita, ibu hamil, dan lansia. Dengan cakupan yang hampir mencapai 100 persen dan partisipasi anak mencapai 92,3 persen, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan perlindungan gizi yang optimal bagi generasi penerus bangsa.
Para kader posyandu juga mulai dilatih untuk melangsungkan program pemberian satu telur kepada satu anak setiap hari dan pos gizi. Program ini adalah bentuk intervensi pemenuhan asupan gizi seimbang baru di Ende yang datang dari inisiatif relawan pendamping keluarga Yayasan Wahana Visi Indonesia (WVI). Sedikitnya ada 20 desa dalam binaan yayasan yang mulai dipersiapkan untuk melaksanakan program tersebut. Dalam misi ini pemberian makanan olahan masuk sebagai strategi utama.
Masyarakat menyakini bahwa makanan sehat khas Ende bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang kehidupan dan kebersamaan.
Anita, seorang koki di hotel ternama Kota Ende, mengungkapkan, sejak dahulu uwi ai ndota dan nasi kacang hitam adalah menu harian keluarga, baik itu keturunan musalaki –ketua adat atau kepala suku Ende Lio dan warga biasa.
Sebagaimana ditemukan di Desa Randoria, Kecamatan Detusoko masyarakatnya mengkombinasikan nasi kacang hitam dengan beras merah, yang lengkap dengan lauk-pauk seperti sayur dauh labu, ikan goreng dan sebagainya. Menu ini di masak secara khusus sebagai penghormatan ketika hari besar, panen raya, menyambut kelahiran, hingga menyambut tamu yang dianggap istimewa bagi warga desa.

Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!