Wali Kota: Aktivitas Warga Lumpuh Total
📅 Rabu, 05 Mar 2025, 03:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
BEKASI – Hampir seluruh wilayah Bekasi baik kota maupun kabupaten terendam akibat hujan dan luapan kali. Sedikitnya 13 kecamatan Bekasi dengan rincian tujuh di Kota dan enam di Kabupaten terendam banjir.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebutkan musibah banjir yang meluas hingga melanda tujuh dari total 12 kecamatan Kota. Situasi ini menyebabkan aktivitas publik lumpuh total.
“Kota Bekasi lumpuh. Jalan utama, kantor pemerintahan, bahkan rumah sakit tergenang air. Limpahan air sungguh luar biasa,” kata Tri Adhianto. Dia menyatakan ini saatrapat koordinasi bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno secara daring, Selasa.
Dia menyatakan, banjir paling parah terjadi di sepanjang lintasan Sungai Bekasi, terutama di area pertemuan Kali Cikeas dan Kali Cileungsi. Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari delapan meter, lebih tinggi dari banjir tahun 2016 dan 2020.
Tri Adhianto menjelaskan banjir disebabkan meluapnya air dari tanggul yang dibangun Balai Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BWSCC). Selain itu, masih terdapat patahan dan tanggul yang belum terbangun di sepanjang sungai, sehingga memperparah dampak banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketinggian air mencapai lebih dari delapan meter, sehingga air meluap dari tanggul. Di beberapa titik, tanggul belum selesai dibangun sehingga dampaknya sangat besar,” ucapnya.
Pemkot Bekasi telah mengingatkan warga untuk evakuasi sehari sebelumnya. Hingga kemarin, dia masih terus mendata warga yang bertahan di lantai dua rumah serta kendaraan yang terendam. “Kami akan berupaya merehabilitasi sungai dan berkoordinasi dengan BWSCC untuk menangani kiriman air dari Bogor,” jelas Wali Kota.
Tri juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi petugas guna menghindari risiko lebih besar. Banjir ini sekaligus mengungkapkan kerentanan geografis Kota Bekasi terhadap bencana hidrometeorologi terutama saat musim hujan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data sementara banjir tersebut mengenangi tujuh kecamatan di Kota Bekasi mulai dari Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede dan Rawalumbu. Banjir juga merendam enam kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai dari Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung dan Tambun Utara.
Kiriman
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan banjir kemarin yang merendam sejumlah kawasan Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan ketinggian 1-4 meter adalah banjir kiriman dari Bogor. Ini akibat Bogor diguyur hujan intensitas sangat deras.
“Jakarta dan sekitarnya rata-rata banjir air kiriman dari Puncak, Bogor. Seluruhnya dialirkan dalam DAS Ciliwung,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, di Jakarta, Selasa. Menurutnya, hujan deras yang mengguyur Kota Bogor Minggu (2/3) malam tergolong ekstrem.
Sebab berdasarkan data hasil monitoring tim meteorologi BMKG ketebalan intensitas hujannya lebih dari 110 mm per hari. BMKG menilai curah hujan ekstrem tersebut memungkinkan air DAS Ciliwung meluap menjadi banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Banjir ini terbawa ke hilir sungai di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang.
Adapun untuk banjir Kota Bekasi yang dilaporkan muka air tertingginya delapan meter, katanya, terjadi karena pada saat bersamaan daerah itu menerima air kiriman hulu DAS Ciliwung dan ditambah adanya hujan deras dengan intensitas 165-208 mm per hari di beberapa lokasi. wid/Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!