Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi tegur 3.210 pengendara selama Operasi Keselamatan di Cirebon

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Polisi tegur 3.210 pengendara selama Operasi Keselamatan di Cirebon Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Kepala Satlantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon -- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menegur sebanyak 3.210 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2025 di daerah itu.

“Operasi yang berlangsung selama dua pekan pada Februari 2025 ini, bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan,” kata Kepala Satlantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno di Cirebon, Rabu.

Ia mengatakan dalam operasi tersebut, pihaknya lebih mengutamakan edukasi dibandingkan penindakan hukum. Dari total pelanggar yang ditegur, hanya sekitar 50 orang yang ditindaklanjuti dengan tilang manual maupun melalui sistem ETLE mobile.

“Selama operasi, kami lebih banyak memberikan teguran kepada para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Edukasi menjadi prioritas agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara,” katanya.

Ia menyebutkan edukasi dilakukan melalui berbagai cara, termasuk pembagian helm gratis di titik-titik rawan pelanggaran. Helm tersebut diberikan kepada pengendara yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

"Kami memberikan helm kepada pengendara yang sudah tertib berlalu lintas, harapannya hal ini dapat menjadi motivasi bagi pengguna jalan lainnya agar lebih patuh terhadap aturan," ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pengecekan kelaikan kendaraan (ramp check) di ruas tol, terutama saat libur sekolah.

Anom mengungkapkan hasil dari operasi ini menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Cirebon, yakni tercatat hanya tiga kasus kecelakaan dengan kerugian material sekitar Rp1 juta.

“Tahun ini (untuk Operasi Keselamatan Lodaya) kejadiannya hanya tiga kasus, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lima kejadian,” katanya.

Meski ada penurunan jumlah kecelakaan, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin di jalan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas terutama pada momen Ramadhan 1446 Hijriah.

“Kami berharap upaya ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Cirebon,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.