Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kiat Saat Mendaki Gunung untuk Meminimalkan Peluang Alami Hipotermia

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Kiat Saat Mendaki Gunung untuk Meminimalkan Peluang Alami Hipotermia Doc: ANTARA/Irfan Sumanjaya
Ket. Arsip Foto - Sejumlah orang mendaki Tanjakan Cinta di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Senin (23/12).

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Faisal Parlindungan Sp.PD menyampaikan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan peluang mengalami kondisi hipotermia saat mendaki gunung.

Kondisi yang rentan dihadapi oleh para pendaki saat menghadapi penurunan suhu drastis dan cuaca buruk daerah pegunungan itu, menurut dia, bisa ditekan kemungkinan terjadinya dengan persiapan yang baik.

"Dengan persiapan yang baik, risiko hipotermia saat mendaki gunung bisa diminimalkan, sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu saat dihubungi ANTARA pada Senin (3/3).

Ia menekankan pentingnya para pendaki mengecek prakiraan cuaca pada masa pendakian serta mempersiapkan rencana perjalanan.

"Hindari perjalanan saat cuaca ekstrem. Jangan mendaki sendirian, dan pastikan anggota tim tahu cara mengatasi hipotermia jika terjadi keadaan darurat," katanya.

Ia menyarankan para pendaki menyiapkan bekal pakaian berlapis untuk menghadapi cuaca dingin.

Lapisan pertamanya bisa berupa pakaian berbahan dry-fit atau wol yang bisa menyerap keringat dan menjaga tubuh tetap kering, lapisan kedua berupa jaket bulu atau jaket bawah untuk menjaga panas tubuh, dan lapisan ketiga dapat berupa jaket tahan air serta tahan angin untuk melindungi tubuh dari hujan dan angin.

"Hindari (pakaian berbahan) katun, karena menyerap air dan sulit kering," kata dokter Faisal.

Ia menyampaikan bahwa perlengkapan tambahan seperti sarung tangan, kaos kaki wol, syal, serta topi atau tudung juga diperlukan untuk mencegah kehilangan panas melalui kepala dan ekstremitas.

Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menghindari penurunan suhu tubuh selama melakukan pendakian.

"Jika berkeringat sesuaikan pakaian dengan melepas atau menambah lapisan agar tidak terlalu panas atau dingin. Gunakan raincoat atau ponco saat hujan," katanya.

Selain itu, dia menyarankan para pendaki memastikan kebutuhan kalori tubuh tercukupi selama melakukan pendakian di daerah dengan suhu rendah.

Makanan tinggi kalori seperti cokelat, kacang-kacangan, dan makanan berlemak dapat dikonsumsi untuk membantu tubuh menghasilkan panas.

Dokter Faisal menyampaikan bahwa para pendaki sebaiknya cukup minum air untuk menghindari dehidrasi serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein yang bisa mempercepat hilangnya panas tubuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.