WHO: Epidemi Mpox Masih Jadi Darurat Kesehatan Global
📅 Jumat, 28 Feb 2025, 02:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/LAURENT CIPRIANI
JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (27/2) menyatakan bahwa mpox masih menjadi keadaan darurat kesehatan masyarakat internasional. Pernyataan itu dikemukakan setelah memutuskan epidemi tersebut masih memerlukan tingkat kewaspadaan tertinggi, dengan kasus yang terus meningkat dan penyebaran geografisnya yang meluas.
"Peningkatan mpox terus memenuhi kriteria keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (public health emergency of international concern/PHEIC)," demikian pernyataan WHO.
Sebelumnya dilaporkan bahwa komite darurat mpox telah bertemu untuk ketiga kalinya pada Selasa (25/2) lalu dan memberitahu kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bahwa situasi tersebut masih merupakan PHEIC.
Keputusan tersebut didasarkan pada peningkatan terus-menerus dalam jumlah dan penyebaran geografis, kekerasan di wilayah timur Republik Demokratik Kongo yang menghambat respons, serta kurangnya dana untuk melaksanakan rencana respons, kata pernyataan singkat tersebut.
Tedros menyetujui saran komite tersebut, dengan memperpanjang PHEIC yang pertama kali dideklarasikan pada 14 Agustus tahun lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
PHEIC adalah tingkat kewaspadaan tertinggi berdasarkan Peraturan Kesehatan Internasional, yang mengikat secara hukum 196 negara.
Mpox sendiri disebabkan oleh virus dari famili yang sama dengan cacar. Penyakit ini dapat ditularkan ke manusia melalui hewan yang terinfeksi, tetapi juga dapat ditularkan antarmanusia melalui kontak fisik yang dekat. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!