Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konservatif Menang, Merz Jadi Kanselir Berikutnya

📅 Selasa, 25 Feb 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konservatif Menang, Merz Jadi Kanselir Berikutnya Doc: AFP/ODD ANDERSEN
Ket. Pemimpin aliansi CDU/CSU, Friedrich Merz

BERLIN - Partai konservatif Jerman menang telak dalam pemilu yang digelar Minggu (23/2), dengan pemimpin mereka, Friedrich Merz, ditetapkan menjadi kanselir berikutnya. Kemenangan aliansi CDU/CSU pimpinan Merz diikuti oleh partai sayap kanan AfD di tempat kedua setelah perolehan suara yang memecahkan rekor.

Dalam pidatonya, Merz mendesak pembentukan pemerintahan koalisi baru secepatnya, dan memperingatkan bahwa sementara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sedang menggerakkan perubahan cepat dan mengganggu, sehingga ia menegaskan bahwa "dunia tidak akan menunggu mereka".

Menurut hitung cepat pada pukul 20.00 GMT, aliansi CDU/CSU pimpinan Merz memenangi lebih dari 28 persen, mengalahkan Partai Sosial Demokrat (SPD) pimpinan Kanselir Olaf Scholz yang hanya mengantongi perolehan suara terendah sepanjang sejarah yaitu sebesar 16 persen.

Merz yang adalah rival politik lama partai mantan kanselir Angela Merkel, telah bersumpah untuk menindak tegas imigrasi ilegal. Ia berharap dapat memenangkan kembali suara dari AfD yang kebangkitannya telah mengejutkan banyak orang.

Untuk saat ini, AfD akan tetap menjadi oposisi dan semua partai lain telah berjanji untuk menjauhkannya dari kekuasaan dan dengan tegas menyatakan tak akan bekerja sama dengan partai itu. Namun pemimpin AfD, Alice Weidel, kembali mengatakan partainya siap memerintah dengan CDU/CSU.

Pemerintahan Koalisi

Sebelum Merz, 69 tahun, mengambil alih, ia harus membentuk pemerintahan koalisi baru yang merupakan sebuah proses politik yang seringkali berlarut-larut dan ia berjanji untuk menyelesaikannya sebelum Paskah.

Untuk membangun mayoritas, Merz mungkin pertama-tama menghubungi SPD. Merz juga bisa mendekati Partai Hijau, yang memperoleh 12 persen, meskipun partai saudara CDU di Bavaria, CSU, sejauh ini menolaknya.

Mitra potensial lainnya adalah FDP yang nyaris gagal memenuhi ambang batas lima persen untuk bisa kembali duduk di parlemen.

Merz berpendapat bahwa pemerintahan Jerman berikutnya harus dengan berani menanggapi kekhawatiran AfD terkait migrasi dan juga memperbaiki ekonomi yang sedang terpuruk, sambil memperingatkan bahwa jika tidak, partai ekstrem kanan mungkin akan menang pada putaran berikutnya.

"Taruhannya tidak bisa lebih tinggi lagi," kata analis politik dan penulis Michael Broening. "Partai-partai arus utama Jerman secara konsisten gagal meyakinkan para pemilih untuk menolak sayap kanan, dan pemilu ini bisa menjadi kesempatan terakhir mereka untuk membalikkan keadaan," imbuh dia.

Broening pun menegaskan bahwa kekuatan demokrasi harus menemukan solusi untuk masalah-masalah negara dan jika partai-partai yang berkuasa di Jerman gagal kali ini, mereka mungkin tidak akan menjadi yang berkuasa untuk waktu yang lama. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Dampak Gempa Jepang, Kuil h...
Olahraga
Persija Jakarta Raih Hasil ...
Luar Negeri
Tim SAR Jepang Intensifkan ...
Luar Negeri
Para Pemimpin Serukan Perla...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.