Beijing: Australia Terlalu Membesar-besarkan Latihan AL Tiongkok
📅 Senin, 24 Feb 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/AUSTRALIAN DEFENSE FORCE
BEIJING – Tiongkok pada Minggu (23/2) mengatakan bahwa Australia telah dengan sengaja membesar-besarkan latihan Angkatan Laut Tiongkok baru-baru ini di lepas pantai Australia dan mengkonfirmasi pasukannya telah menggunakan amunisi aktif dalam latihan tembakan dimana hal ini telah mengguncang para pembuat kebijakan di Canberra.
Pihak berwenang di Australia dan New Zealand dilaporkan telah memantau tiga kapal AL Tiongkok yang terlihat dalam beberapa hari terakhir di perairan internasional di dekat Laut Tasman.
Australia pada Sabtu (22/2) mengatakan pihaknya belum menerima penjelasan yang memuaskan dari Beijing terkait latihan tanggal 21 Februari, yang menyaksikan kapal-kapal Tiongkok menyiarkan peringatan tembakan langsung yang menyebabkan pesawat-pesawat komersil mengubah arah.
Kementerian Pertahanan Tiongkok membalas pada Minggu dengan mengatakan bahwa pernyataan relevan dari pihak Australia sama sekali tidak sesuai dengan fakta, sementara mengkonfirmasi penggunaan amunisi aktif.
"Selama periode tersebut, Tiongkok menyelenggarakan latihan tembak langsung senjata angkatan laut ke arah laut berdasarkan pemberitahuan keselamatan sebelumnya yang telah dikeluarkan berulang kali," kata Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok dalam sebuah pernyataan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wu menambahkan bahwa tindakan Tiongkok sepenuhnya telah mematuhi hukum dan praktik internasional, tanpa berdampak pada keselamatan penerbangan.
“Australia, meskipun sangat menyadari hal ini, telah melontarkan tuduhan tidak masuk akal terhadap Tiongkok dan sengaja membesar-besarkannya,” kata Wu.
Pertikaian itu mengancam akan memperumit hubungan antara Beijing dan Canberra, yang secara bertahap menghangat di bawah pemerintahan Partai Buruh Australia. Hubungan tersebut sebelumnya terputus hampir satu dekade lalu karena kekhawatiran di Australia tentang pengaruh Tiongkok dalam politik lokal, diikuti oleh larangan terhadap raksasa teknologi Huawei dari jaringan 5G Australia pada 2018.
Sebaiknya Anda baca juga:
Picu Kekhawatiran
Selain Australia, pihak New Zealand juga telah menyatakan kekhawatiran atas latihan AL Tiongkokdi Laut Tasman.
Baik Australia maupun New Zealand saat ini masih berselisih dengan Tiongkokmengenai sejumlah isu strategis seperti ketegangan di Laut Tiongkok Selatan dan Selat Taiwan, serta sangat bergantung pada negara Asia tersebut untuk sektor perdagangan.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan bahwa Tiongkok telah bertindak sesuai hukum internasional, tetapi akan lebih baik jika diberi peringatan lebih lanjut tentang latihan AL ini karena Australia juga turut melakukan kegiatan di perairan internasional dan wilayah udara internasional, kata dia.
Rekannya dari New Zealand, Christopher Luxon, juga menyuarakan pandangan yang sama mengenai latihan tersebut, lapor New Zealand Radio.
Juru bicara Menteri Pertahanan New Zealand, Judith Collins, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu bahwa armada AL Tiongkok telah memberi tahu adanya jendela kedua untuk aktivitas penembakan dengan peluru aktif pada sore itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!