Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pusdaslops Sumatera Utara Mencatat Lahan Pertanian dari 24 KK Terdampak Tanah Longsor

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 20:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pusdaslops Sumatera Utara Mencatat Lahan Pertanian dari 24 KK Terdampak Tanah Longsor Doc: ANTARA
Ket. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat mencatat lahan pertanian dari 24 kartu keluarga terdampak tanah longsor, di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan.

MEDAN– Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat lahan pertanian milik  24 kartu keluarga (KK) terdampak tanah longsor, di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Berdasarkan laporan yang diterima, di Medan, Kamis (20/2), bencana tanah longsor tersebut terjadi di Kecamatan Baktiraja, Dusun 1 Tambak Lombu Desa, yang diakibatkan hujan deras dengan intensitas yang tinggi.

Selain itu, Pusdalops juga mencatat sebanyak lima unit rumah mengalami rusak ringan dan satu rumah rusak sedang akibat bencana tanah longsor serta satu jembatan turut mengalami rusak sedang.

Dalam peristiwa naas itu tidak ada korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Pusdalops juga mencatat tidak ada masyarakat yang mengungsi.

Kepala
bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan bencana tanah longsor itu terjadi pada 19 Februari 2025.

"Berdasarkan laporan yang diterima lahan pertanian dari 24 KK terdampak akibat tanah longsor tersebut," ujar Sri Wahyuni.

Yuyun sapaan akrabnya mengatakan bahwa BPBD setempat bersama pemangku kebijakan terkait telah melakukan berbagai upaya dan penanganan.

Dia mengatakan BPBD setempat dan pemangku kebijakan terkait turun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran.

"Berdasarkan laporan tidak ada korban jiwa, tidak ada korban luka-luka dan pengungsi," kata dia.

Selain itu, BPBD setempat juga mengerahkan sejumlah alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan untuk membuka akses serta memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

"Saat ini masih dalam tahap penanganan di lokasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...

Fenomena Konjungsi Bulan dan Venus

1.5 jam yang lalu | Winoto Wahyu

Rona
Fenomena Konjungsi Bulan da...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.