Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Garut Menyiapkan Pangan Murah untuk Kebutuhan Jelang Ramadan

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Garut Menyiapkan Pangan Murah untuk Kebutuhan Jelang Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Pelaksana Tugas Asisten Daerah II bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Garut, Dedi Mulyadi.

GARUT– Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai melakukan pemetaan tempat dan menyiapkan paket pangan untuk operasi pasar murah (OPM) dalam rangka membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mengendalikan harga agar tetap stabil di pasaran saat Ramadan maupun Idul Fitri.

"Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok penting agar tidak terjadi gejolak menjelang hari-hari keagamaan," kata Pelaksana Tugas Asisten Daerah II bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Garut, Dedi Mulyadi, Kamis (20/2).

Dia menuturkan sejumlah instansi terkait Pemkab Garut sudah melakukan rapat koordinasi secara daring dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional untuk persiapan OPM.

Dia mengatakanarahan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah harus mempersiapkan kegiatan OPM yang harus digelar setiap hari mulai 24 Februari menjelang Ramadan, sampai 28 Maret 2025 saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah.

"Arahan dari pemerintah pusat ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam hal ini kami dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah sudah diperintahkan oleh pimpinan untuk melakukan rapat penyusunan jadwal," katanya.

Dia menyampaikan kesiapan menyelenggarakan OPM di Garut itu terlebih dahulu melakukan pemetaan lokasi yang tepat untuk diselenggarakannya OPM atau di sekitar kawasan kemiskinan ekstrem.

Kegiatan OPM itu akan dilaksanakan di seluruh kecamatan dengan memprioritaskan tempatnya yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga program tersebut bisa dinikmati masyarakat luas.

"Kami sudah melakukan pemetaan di 42 kecamatan karena kami melihat ada peta kemiskinan ekstrem yang mungkin juga di sisi lain juga masyarakat umum juga membutuhkan," katanya.

Dia menyampaikan ketersediaan barang pangan murah untuk OPM itu akan disiapkan oleh pemerintah pusat, meliputi minyak goreng, kemudian bawang putih, gula pasir, beras, daging, dan komoditas lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Pemerintah daerah juga bisa melengkapi komoditas lokal pangan lainnya seperti Garut akan melibatkan Dinas Pertanian untuk menyediakan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.

"Itu barangkali kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan, ini juga menjadi arahan dari pimpinan untuk dipersiapkan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah kemarin agar ketersediaan bahan pokok penting pangan bagi masyarakat tersedia agar masyarakat bisa tenang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

43 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.