Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kesempatan Hidup dengan Deteksi Dini Penyakit Kanker

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Tingkatkan Kesempatan Hidup dengan Deteksi Dini Penyakit Kanker Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Talkshow bertajuk “Kanker Tidak Menunggu, Kenapa Kita Menunggu? Deteksi Dini, Selamatkan Hidup,” di Jakarta pada hari Rabu (19/2).

JAKARTA – Hari Kanker Sedunia 2025 menjadi momen untuk untuk meningkatkan kesadaran dan mencegah kanker melalui diagnosis dini dan gaya hidup sehat. Apalagi penderita penyakit ini mengalami tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Data GLOBOCAN 2022 menunjukkan bahwa di Indonesia terjadi 408.661 kasus baru kanker dan 242,988 jumlah kematian, dengan jumlah kasus prevalensi lima tahun sebanyak 1.018.110 kasus. Tiga jenis kejadian kanker tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara (66.271 kasus), kanker paru (38.904 kasus) dan kanker serviks (36.964 kasus). 

Adapun rata-rata risiko terkena kanker sebelum usia 75 tahun atau kumulatif risiko laki-laki dan perempuan ada sebesar 14 persen, sedangkan risiko kematian akibat kanker sebelum usia 75 tahun atau kumulatif risiko sebesar 8,8 persen. Tiga jenis kanker penyebab kematian tertinggi adalah kanker paru (34.339 kasus), kanker hati (23.383 kasus) dan kanker payudara (22.598 kasus).

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengatakan penyakit kanker merupakan penyakit tidak menular yang paling umum dan berdampak besar pada masyarakat. Namun demikian kanker dapat dicegah dan disembuhkan jika ditemukan pada stadium awal.

“Oleh sebab itu, deteksi dini sangatlah penting sebab dapat meningkatkan kesempatan hidup dan mengurangi risiko kematian jika ditemukan pada stadium lanjut. Setiap stadium akan membutuhkan perawatan dan pengobatan yang semakin rumit meski adanya teknologi terkini dalam perawatan,” paparnya dalam talkshow bertajuk “Kanker Tidak Menunggu, Kenapa Kita Menunggu? Deteksi Dini, Selamatkan Hidup,” di Jakarta pada hari Rabu (19/2).

Dalam pembahasan bertajuk “Pentingnya Diagnosis Dini untuk Mendeteksi Kanker,”  Aru menjelaskan diagnosis kanker dini sangat penting. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan kesempatan hidup dan mengurangi risiko kematian akibat kanker, diawali dengan penentuan tahap kanker dan memilih pengobatan yang tepat.

Teknologi seperti mammografi, ultrasonografi, dan MRI yang ada saat ini dapat membantu meningkatkan akurasi diagnosis kanker dini, dan dapat membantu dokter mendeteksi kanker pada tahap awal. Selain itu masyarakat perlu memperhatikan gejala-gejala awal kanker seperti perubahan pada bentuk fisik bagian tertentu, perdarahan tidak normal, dan penurunan berat badan secara tidak normal.

"Pemeriksaan kesehatan rutin juga sangat penting untuk mendeteksi kanker pada tahap awal," jelas Aru.

Dalam menjelaskan tentang tahapan Kanker dan Perkembangan Pengobatan Kanker, ia mengatakan bahwa tahap-tahap kanker ditentukan berdasarkan ukuran tumor, penyebaran kanker ke kelenjar getah bening, dan penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya. Pengobatannya dapat disesuaikan dengan jenis kanker dan kondisi pasien.

“Penyebaran kanker (metastasis) dapat mempengaruhi tahap kanker dan pengobatan yang diperlukan. "Pengobatan kanker dapat melibatkan operasi, kemoterapi, radioterapi, dan terapi target," kata Aru.

Widya Adelin, penyintas kanker dari Komunitas Penyintas Kanker Yayasan Kanker Indonesia (YKI), berbagi pengalaman tentang bagaimana ia memutuskan untuk melakukan diagnosis kanker dan menghadapi hasil diagnosis kanker. Ia merasa bersyukur penyakitnya dapat diketahui pada stadium dini.

"Saya sangat bersyukur karena melakukan diagnosis kanker dini, sehingga saya dapat mendapatkan pengobatan yang tepat dan kesempatan hidup yang lebih baik," ungkapnya.

Adelin juga menjelaskan bahwa pengalaman diagnosis kanker dini telah mempengaruhi pandangannya tentang hidup dan mendorongnya untuk mendorong deteksi dini kanker. Pada setiap kesempatan ia berbagi pengalaman dengan orang lain, sehingga diharapkan dapat menggugah orang lain untuk melakukan deteksi dini kanker dan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.

Aru mengatakan, YKI terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya diagnosis kanker dini dan gaya hidup sehat dalam mencegah dan mengobati kanker. ia mengajak semua pihak berjuang bersama untuk meningkatkan kesadaran dan mencegah kanker.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.