Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YPMAK Evaluasi Penerima Beasiswa yang Tidak Capai Standar IPK

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
YPMAK Evaluasi Penerima Beasiswa yang Tidak Capai Standar IPK Doc: ANTARA
Ket. Mahasiswa penerima beasiswa YPMAK foto bersama Ketua Pengurus YPMAK Dr Leonardus Tumuka (tengah pakai topi) bersama jajaran saat monev di Unsrat Manado, Selasa (1/7/2025).

MANOKWARI – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melakukan evaluasi terhadap mahasiswa penerima beasiswa yang belum mencapai standar akademik minimal, khususnya yang memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di bawah 2,75.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, di Manokwari, Selasa (01/7), mengatakan pihaknya melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara, guna mengevaluasi mahasiswa penerima beasiswa.

“IPK di bawah 2,75 akan kami evaluasi. Tujuan kami melakukan kunjungan ini adalah untuk melihat kondisi mahasiswa secara langsung serta memberi motivasi agar mereka lebih serius dalam menempuh pendidikan,” ujar Leonardus.

Ia mengatakan sebagai lembaga pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, YPMAK telah menjalin kerja sama dengan Unsrat untuk program beasiswa pendidikan yang menyasar putra-putri Papua untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Dengan kerja sama tersebut, YPMAK perlu memantau perkembangan akademik mahasiswa melalui monev untuk membangun semangat dan kedisiplinan penerima beasiswa agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan kembali membangun tanah Papua.

“Kita ingin bicara soal kualitas dan prestasi. Harapannya mereka bisa selesai tepat waktu dan kembali ke Papua dengan bekal pendidikan yang mumpuni,” katanya.

Wakil Ketua Pengurus Bidang Pemantauan dan Evaluasi Program YPMAK, Hendhaotje Watory, menyatakan hasil dari monev ini akan dirangkum menjadi catatan dan rekomendasi perbaikan, baik untuk internal YPMAK maupun pihak mitra kampus.

“Rekomendasi ini nantinya menjadi bahan evaluasi menyeluruh, termasuk untuk penerima beasiswa yang tidak menunjukkan kemajuan signifikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program beasiswa YPMAK tahun 2022 telah menorehkan prestasi membanggakan karena rata-rata IPK mahasiswa berada di atas 3.00, bahkan ada yang mendekati predikat cum laude.

“Ini bukti bahwa seleksi yang ketat akan berdampak pada hasil. Ada yang IPK-nya 3,88. Namun, bagi yang tidak mampu menjaga prestasi atau tidak selesai tepat waktu, beasiswa akan kami cabut,” katanya.

Syarat utama bagi penerima beasiswa YPMAK adalah menyelesaikan kuliah dalam waktu maksimal empat tahun, kecuali ada alasan kuat seperti kondisi kesehatan.

“Kami perlu memberi kesempatan kepada adik-adik lain yang juga ingin mendapat beasiswa. Maka, komitmen menyelesaikan kuliah menjadi tanggung jawab utama,” ujar Watory.

Sementara itu, pembina mahasiswa YPMAK di Unsrat Dr. Reiny A. Tumbol, mengungkapkan, saat ini terdapat 43 mahasiswa penerima beasiswa YPMAK di kampus tersebut.

Dari jumlah itu, lima orang tercatat tidak aktif karena berbagai alasan, seperti mengundurkan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.