Presiden Prabowo Minta Perang pada Judi “Online” Diperkuat
📅 Selasa, 18 Feb 2025, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar perang terhadap judi online (daring) untuk lebih diperkuat lagi. Langkah yang dilakukan tidak sebatas pada penutupan situs atau aplikasi judi online, tetapi mencakup yang lebih luas.
“Tadi Bapak (Presiden Prabowo) minta itu, jadi perang sama judi online dikuatkan lagi,” ujar Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/2).
Hasan mengatakan bahwa Presiden menekankan langkah yang diambil tidak hanya terbatas pada penutupan situs atau aplikasi judi online, tetapi juga mencakup penelusuran terhadap gerbang pembayaran (payment gateway) dan aliran uang yang terkait dengan praktik judi online.
Menurut Hasan, hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memerangi judi online.
Selain itu, kata dia, kerja sama dengan berbagai negara untuk mengatasi masalah ini juga harus terus dilakukan, mengingat banyak operator judi online yang beroperasi di luar negeri. “Jadi bukan cuma sendirian Indonesia, tapi ada juga kerja sama dengan berbagai negara,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasan mengatakan kerja sama internasional ini dinilai penting dan menjadi salah satu perintah langsung dari Presiden Prabowo.
Pada hari Senin ini Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas sekaligus makan siang bersama sejumlah jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta.
Tradisi baru ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarmenteri dalam suasana yang lebih santai, tetapi tetap produktif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keseriusan Pemerintah
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan bahwa payung hukum yang mengatur soal penanganan judi online akan segera diterbitkan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP).
“Presiden kembali membahas tentang perkembangan penanganan judi online dan salah satu langkah yang akan diambil dalam waktu dekat adalah mengeluarkan aturan kemungkinan bentuknya PP,” kata Meutya saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin.
Dalam rapat tersebut, kata Meutya, Presiden Prabowo membahas perkembangan penanganan judi daring yang menjadi perhatian pemerintah.
Menurut Meutya, Presiden Prabowo menekankan perlunya regulasi yang lebih tegas untuk mengatasi judi online (judol).
Sejauh ini, Pemerintah telah melakukan pemblokiran hampir satu juta situs judi daring. Namun, menurut Meutya, langkah tersebut belum cukup untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!