Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Luncurkan Grok 3, Chatbot AI yang Diklaim 'Sangat Pintar'

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Elon Musk Luncurkan Grok 3, Chatbot AI yang Diklaim 'Sangat Pintar' Doc: Techcrunch
Ket. Versi terbaru dari chatbot milik Elon Musk, Grok 3,

SAN FRANCISCO - Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk pada hari Senin (17/2) meluncurkan versi terbaru dari chatbot miliknya, Grok 3, yang diharapkan akan mendapat daya tarik di sektor AI yang diperebutkan perusahaan-perusahaan seperti ChatGPT dan DeepSeek asal Tiongkok.

Peluncuran Grok 3 terjadi saat Msuk sedang menggunakan kekuasaan besar yang diberikan Presiden AS Donald Trump kepadanya untuk merestrukturisasi dan membubarkan lembaga-lembaga federal.

Upaya pemangkasan biaya yang belum pernah terjadi sebelumnya ini telah memunculkan pertanyaan mengenai konflik kepentingan, mengingat banyak dari lembaga tersebut memiliki pengawasan regulasi terhadap elemen-elemen kerajaan bisnis Musk yang luas.

"Grok adalah untuk memahami alam semesta," kata Musk di awal presentasi peluncuran Grok 3.

"Kami didorong oleh rasa ingin tahu tentang hakikat alam semesta, itulah yang menyebabkan kami menjadi AI yang sangat mencari kebenaran, meskipun kebenaran itu terkadang bertentangan dengan apa yang dianggap benar secara politis."

Musk sesumbar mempromosikan Grok 3 sebagai "sangat pintar" dengan sumber daya komputasi 10 kali lebih besar dari pendahulunya yang dirilis pada bulan Agustus tahun lalu.

Produk utama perusahaan xAI miliknya dilatih pada data sintetis dan menggunakan mekanisme koreksi diri yang menghindari kesalahan – yang dikenal sebagai "halusinasi" - yang mengganggu beberapa chatbot AI dan menyebabkannya memproses data palsu atau menyesatkan sebagai fakta.

"Grok 3 memiliki kemampuan penalaran yang sangat kuat, jadi dalam pengujian yang telah kami lakukan sejauh ini, Grok 3 mengungguli apa pun yang telah dirilis, yang kami ketahui, jadi itu pertanda baik," kata Musk dalam panggilan video minggu lalu pada World Governments Summit di Dubai.

Inilah alasan mengapa Grok 3 mendapat banyak perhatian:

  • Pembaruan real time: Tidak seperti model AI lama, Grok 3 belajar dan beradaptasi secara instan, menawarkan informasi terbaru.
  • Halusinasi AI minimal: Pembelajaran penguatan memastikan lebih sedikit respons yang salah.
  • Memori percakapan: Mengingat interaksi masa lalu, membuat obrolan terasa lebih personal.
  • Cerdas dan sarkastik: Musk memastikan Grok 3 memiliki selera humor yang lebih tajam daripada pesaingnya.

Grok 3 akan tersedia pertama kali untuk pelanggan berbayar Premium+ X (sebelumnya Twitter yang diakuisisi Musk pada 2022), sebelum diluncurkan ke pengguna lain.

Grok 3 a akan bersaing dengan chatbot milik OpenAI, ChatGPT dan DeepkSeek R1 buatan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.