Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Ungkap Makna Lima Kursi Kosong di HUT ke-17 Gerindra

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 12:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Ungkap Makna Lima Kursi Kosong di HUT ke-17 Gerindra Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar - Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada perayaan HUT ke-17 Gerindra di Sentul, Bogor, Sabtu (15/2).

JAKARTA - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-17 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2), diwarnai momen penuh makna, salah satunya keberadaan lima kursi kosong di barisan terdepan para tamu undangan.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, dalam pidatonya mengatakan bahwa kursi kosong itu merupakan tradisi Gerindra sebagai bentuk penghormatan kepada para kader dan pejuang Gerindra yang telah berpulang.

"Saudara sekalian, di depan ada beberapa kursi kosong. Ini tradisi kita setiap acara disediakan kursi kosong mewakili kawan-kawan yang sudah tidak ada bersama kita, tapi semangat mereka masih bersama kita," katanya.

Dilansir dari laman resmi Gerindra, tradisi itu dimaksudkan untuk menghormati para pejuang partai. Kursi-kursi kosong tersebut melambangkan semangat para pendiri dan pejuang Partai Gerindra yang tetap hidup dalam perjuangan partai.

Bukan kali ini saja Partai Gerindra menjalankan tradisi ini. Dalam perayaan HUT Gerindra ke-16 tahun sebelumnya, Prabowo juga menegaskan bahwa para pendiri partai berjuang tanpa pamrih sejak awal.

Ia secara khusus mengenang almarhum Suhardi, Ketua Umum pertama Partai Gerindra, serta Rachmawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Dewan Pembina, yang telah mendedikasikan hidup mereka bagi partai dan bangsa.

“Begitu setia, penuh idealisme, cinta tanah air, yang membuat kita sejenak selalu mengenang mereka, sejenak mengambil semangat mereka, energi mereka, supaya kita jangan pernah berhenti berjuang,” kata Prabowo pada saat itu.

Keberadaan kursi kosong di perayaan HUT Gerindra bukan sekadar simbol, melainkan pengingat akan perjuangan yang telah ditempuh oleh para kader yang telah tiada. Tradisi ini menegaskan bahwa jasa dan pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan, dan semangatnya terus menginspirasi generasi penerus partai.

Dengan tradisi ini, Partai Gerindra menegaskan bahwa partai bukan hanya sekadar wadah politik, tetapi juga rumah bagi mereka yang setia berjuang demi bangsa dan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Porsche Perkenalkan Mobil Balap 911 Challenge

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Porsche Perkenalkan Mobil B...

Huawei Pura 90s Series Fokus pada Fotografi AI

55 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Huawei Pura 90s Series Foku...
TOKOH

Anggota AHWA Hasil Muktamar NU ke-35

1.5 jam yang lalu | Winoto Wahyu

Daerah
Anggota AHWA Hasil Muktamar...
Advertisement
"Pojok Belanje" BI Babel: Wadah Baru UMKM & Ekraf Babel Perluas Pasar Lokal di Ajang Explore Babel 2026

"Pojok Belanje" BI Babel: Wadah Baru UMKM & Ekraf Babel Perluas Pasar Lokal di Ajang Explore Babel 2026

30 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.