Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kecerdasan Buatan Mulai Dimanfaatkan untuk Membantu Ketahanan Pertanian di India

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di antara perusahaan-perusahaan itu adalah Niqo Robotics, yang telah mengembangkan sistem menggunakan kamera kecerdasan buatan yang terpasang pada mesin penyemprot kimia yang terfokus. Semprotan cerdas yang dipasang pada traktor ini akan menilai seberapa banyak bahan kimia yang diperlukan sebidang lahan, mengurangi biaya input dan membatasi kerusakan lingkungan, kata perusahaan itu.

Niqo mengklaim penggunanya di Negara Bagian Maharashtra dan Andhra Pradesh telah memotong pengeluaran mereka untuk bahan kimia hingga 90 persen.

Di startup lain, BeePrecise, Rishina Kuruvilla adalah bagian dari tim yang telah mengembangkan monitor kecerdasan buatan yang mengukur kesehatan sarang lebah. Itu termasuk kelembaban, suhu dan bahkan suara lebah yang merupakan cara untuk melacak lebah ratu.

Kuruvilla mengatakan alat itu membantu peternak lebah memanen madu yang sedikit lebih organik dan lebih baik untuk dikonsumsi.

Tetapi sementara teknologi kecerdasan buatan berkembang, pemanfaatan di kalangan petani lambat karena banyak yang tidak mampu membelinya.

Ekonom pertanian RS Deshpande, seorang profesor tamu di Institut Perubahan Sosial dan Ekonomi Bengaluru, mengatakan pemerintah perlu untuk mengeluarkan subsidi.

“Banyak petani yang selamat hanya karena mereka makan apa yang mereka tanam, karena mereka memiliki pertanian, mereka membawa pulang hasil pertanian,” ungkap Deshpande. “Jika saja pemerintah siap (memberikan subsidi), (maka petani) India pun siap (memanfaatkan kecerdasan buatan).” imbuh dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.