Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Kata Wamenekraf tentang Pemanfaatan Teknologi Web3

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 10:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Kata Wamenekraf tentang Pemanfaatan Teknologi Web3 Doc: Kemenekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar (tengah) bersama penyelenggara diskusi panel "Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025" di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menekankan pentingnya edukasi pemanfaatan teknologi Web3 untuk mendukung pembangunan dan pengembangan bisnis.

Web3 adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan iterasi internet berikutnya, yang dibangun di atas teknologi blockchain dan dikontrol secara komunal oleh para penggunanya.

"Bagaimana kita bisa bawa ini untuk edukasi. Bukan untuk mengajarkan mereka membuat dompet crypto, tapi mengajarkan mereka tentang cara bangun bisnis ini untuk jangka panjang seperti apa, bagaimana cara mengatasi problem di dalamnya," kata Irene dalam diskusi panel bertajuk "Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025" pada Kamis (13/2).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat (14/2), dia menyampaikan bahwa industri Web3 telah berkembang pesat di Indonesia.

"Perkembangan ini bisa dilihat dari dampak transformatif untuk beberapa sektor bisnis seperti keuangan, pariwisata, industri kreatif, dan usaha kecil menengah (UMKM)," katanya.

Irene menekankan pentingnya pengetahuan dan keahlian dalam membangun dan menjalankan bisnis berbasis teknologi Web3 seperti blockchain dan NFT.

Diskusi panel "Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025" diadakan oleh perusahaan dompet kripto Xellar dan diikuti oleh para pelaku industri Web3 dan talenta-talenta baru yang hendak menekuni bisnis berbasis teknologi Web3 seperti blockchaincrypto, dan NFT.

"Yang hadir dalam diskusi panel ini bukan hanya komunitas kripto, tapi juga ada dari korporasi dan beberapa orang yang tidak terlalu paham tentang industri Web3 tetapi tertarik untuk masuk," kata CEO Xellar Daniel Suwahjo.

"Jadi, kita mau kasih mereka kesempatan untuk bisa bertemu dengan orang-orang yang ahli di industri ini agar mereka bisa membangun atau membuat sesuatu bersama-sama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.