Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Implementasi Pertanian Modern di Kalimantan Tengah

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Implementasi Pertanian Modern di Kalimantan Tengah Doc: ISTIMEWA
Ket. Andi Nur Alam Syah Dirjen PSP Kementan - Panen ini merupakan bagian dari implementasi pertanian modern yang diusung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Jakarta – Pertanian modern menjadi solusi strategis dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di Indonesia. Diharapkan Indonesia dapat meningkatkan hasil panen, mengurangi ketergantungan pada impor pangan, serta menciptakan sektor pertanian yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing di tingkat global.

Kementerian Pertanian menyatakan bahwa panen padi yang dilaksanakan di lahan baru daerah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi bukti implementasi pertanian, yang diterapkan secara modern, sekaligus mewujudkan swasembada pangan, yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Panen ini merupakan bagian dari implementasi pertanian modern yang diusung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman," kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah dalam keterangan di Jakarta, Jumat (14/2).

Seperti dikutip dari Antara, Andi menyampaikan bahwa panen padi dilakukan oleh para petani di Blok B2, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

"Mereka sukses menggelar panen raya perdana di lahan sawah ekstensifikasi (cetak sawah baru) yang dikembangkan Kementerian Pertanian dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Ia menuturkan bahwa panen perdana tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program perluasan lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Panen raya perdana itu mencakup lahan seluas 272 hektare yang akan dipanen secara bertahap, mulai dari pekan pertama Februari 2025 ini hingga puncaknya di akhir bulan," tuturnya.

Dia menyampaikan bahwa salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan benih unggul Inpari 32 yang terbukti tahan terhadap genangan air dan mampu beradaptasi di lahan baru.

"Meski menghadapi tantangan seperti serangan hama burung, kami berhasil mengatasinya dengan pemasangan jaring pelindung. Hasilnya, panen perdana ini menunjukkan performa yang sangat baik," ujar Andi.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa panen perdana di Dadahup tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program ekstensifikasi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi petani di Kapuas untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

"Dengan dukungan penuh dari Kementan, lahan-lahan baru seperti di Blok B2 diharapkan menjadi pusat-pusat produksi pangan strategis di masa depan," imbuh Andi.

Capaian Signifikan

Sementara itu, Ketua Brigade Pangan Pambelum Hasni Hidayat mengatakan bahwa hasil produksi panen padi di daerah itu mencapai rata-rata 3 ton per hektare.

Menurut Hasni, jumlah tersebut sebuah capaian signifikan mengingat lahan tersebut merupakan lahan baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.