Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia untuk Gabung dengan OECD

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia untuk Gabung dengan OECD Doc: BPMI Setpres
Ket. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato melalui konferensi video pada KTT Pemerintah Dunia 2025, Rabu (12/2).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali keinginan Indonesia untuk bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), serta forum kerja sama ekonomi lainnya seperti BRICS.

Berbicara pada KTT Pemerintah Dunia melalui konferensi video pada Kamis (13/2), Presiden menekankan komitmen Indonesia terhadap gerakan non-blok dan prinsip-prinsip kesetaraan, penentuan nasib sendiri, dan kedaulatan.

“Pendekatan ini menjadi acuan bagi partisipasi Indonesia di berbagai organisasi internasional. Tidak hanya BRICS, kami juga mengajukan permohonan untuk bergabung dengan OECD, CPTPP, dan Forum Indo-Pasifik yang mengadvokasi dialog antarpihak yang setara, bukan yang bermusuhan,” katanya.

Sikap Indonesia mencerminkan politik luar negeri yang bebas aktif, dan tidak memihak pada kekuatan tertentu, tambahnya.

Indonesia telah menjaga hubungan baik dengan AS dan Tiongkok, sambil menjaga kemerdekaannya sendiri, kata Prabowo.

“Kami berusaha untuk mendengarkan sebanyak kami berbicara, menjalin kemitraan berdasarkan kepercayaan dan rasa saling menghormati,” katanya.

Ke depan, lanjutnya, Indonesia bermaksud untuk memperkuat perannya sebagai kekuatan bagi stabilitas dan pembangunan kawasan, sambil mempertahankan posisinya sebagai jembatan antara Dunia Utara (Global North) dan Dunia Selatan (Global South) untuk mendorong perdamaian, kerja sama, dan stabilitas.

"Namun tentu saja, kita tahu bahwa untuk menjadi aktor yang efektif di panggung global, kita harus menjaga rumah kita sendiri tetap teratur—kita harus mengerjakan pekerjaan rumah kita di rumah. Pengaruh internasional kita dan kemampuan kita untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi stabilitas global terkait dengan kekuatan, ketahanan, kemajuan ekonomi, dan kesejahteraan sosial bangsa dan rakyat kita sendiri." 

Oleh karena itu, Prabowo menyampaikan visinya untuk mendukung Indonesia menjadi negara modern dan maju mengingat potensi dan sumber daya alamnya yang sangat melimpah.

KTT Pemerintah Dunia merupakan konferensi tingkat tinggi yang diadakan setiap tahun oleh Uni Emirat Arab di Dubai.

Dalam forum tersebut, para pemimpin berbagai negara berkumpul dengan lembaga-lembaga dunia, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), para pakar dari berbagai sektor, organisasi masyarakat sipil, industri, dan sektor swasta.

Forum ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2013 di Dubai. Untuk pertemuan tahun ini, delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.