Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemitraan Strategis, Swasta dan Pemerintah Berpadu untuk Keberhasilan Program MBG

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kemitraan Strategis, Swasta dan Pemerintah Berpadu untuk Keberhasilan Program MBG Doc: antara
Ket. Sinergi Swasta-Pemerintah Kunci Keberhasilan MBG

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha dalam mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan dan gizi berkualitas guna mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

"Kalau hari ini produksi berlebih, perintah Bapak Presiden hari ini, ada Badan Gizi Nasional yang menyalurkan makan bergizi gratis. Semua lini diminta support MBG. Jadi jika demikian, kita harapkan tidak ada lagi buang-buang cabe, telor, karena terserap oleh program MBG," ujar Arief dalam Rakor Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Jakarta, Rabu (12/2).

Arief menegaskan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan program ini. “Karena itu, kami mengajak pelaku usaha, baik dari industri pangan, ritel, hingga UMKM, untuk berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Ini adalah upaya bersama dalam mewujudkan akses pangan yang merata dan berkualitas,” ujar Arief.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional Brigjen (Purn) Sarwono mengungkapkan program MBG akan memiliki dampak ekonomi sangat besar, mengingat aktivitas roda ekonomi berjalan di berbagai lokasi.

"Sekarang sudah 245 dapur yang aktif, target sampai 932 pada Februari, sekitar April 2.000 titik. Diharapkan di tiap-tiap dapur itu, di situ akan terjadi perputaran roda ekonomi. Kami akan menerima semua produksi mau telur mau ayam dan sebagainya, diharapkan per kecamatan/ kabupaten. Tidak diharapkan jual lintas kabupaten, sehingga petani/ peternak itu mandiri," ungkap Sarwono.

Dari Yogyakarta, Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa mendorong pemerintah melibatkan UMKM dalam berbagai program pemerintah, termasuk terkait program MBG ini agar program ini memberi multiplier effect terhadap ekonomi lokal.

"Agar distribusi ekonomi itu merata dirasakan oleh orang kecil, berikan kesempatan seluas luasnya ke UMKM untuk bagian dari rantai pasok penyaluran MBG ini," tegas Awan, Kamis (13/2).

Untungkan Peternak

Ketua Perhimpunan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Lampung, Jenny Soelistiani yang hadir dalam rakor tersebut mengungkapkan optimismenya dalam berkontribusi terhadap program MBG.

Dia juga mengungkapkan ekosistem ini pernah dibangun ketika program bantuan pangan stunting yang disalurkan pemerintah melalui penugasan Bapanas kepada ID FOOD pada 2024. "Kami ingin peternak (besar, menengah, dan kecil) inklusif dan semua daerah bisa bergandengan tangan, dan ini sudah kami coba waktu ada program stunting dari Badan Pangan Nasional, koperasi-koperasi ini mampu melakukan kerja bersama menyertakan seluruh peternak, sehingga jika ada kebutuhan supplai, itu kami gotong royong. Dan ini yang mendorong kestabilan pasokan dan harga telur dan daging ayam," urainya.

Sebagai bagian dari upaya ini, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi berharap link and match dalam kerangka penyerapan hasil produksi petani peternak dengan program MBG terus diperkuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.