Istana: Beberapa Kantor Pemerintah Salah dalam Menafsirkan Efisiensi Anggaran
📅 Jumat, 14 Feb 2025, 03:03 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupKetua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta kepada kementerian/lembaga untuk memastikan efisiensi anggaran yang dilakukan tidak mengurangi efektivitas program prioritas, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar pengelolaan keuangan negara semakin efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, mengatakan, pihaknya melakukan penghematan mencapai 7,2 triliun rupiah dari pagu anggaran tahun 2025.

Sekjen Kemendikdasmen, Suharti
Sebaiknya Anda baca juga:
“Memang sangat banyak yang harus dikurangi, untuk semua program, tidak hanya satu program tertentu saja,” ujar Suharti dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, diakses secara daring Kamis.
Dia menjelaskan, program yang akan dilakukan penghematan salah satunya program wajib belajar 13 tahun yang anggarannya turun dari 10,3 triliun rupiah menjadi 9,9 triliun rupiah. ruf/Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!