Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Satu Spesies dengan Homo habilis?

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apakah Satu Spesies dengan Homo habilis? Doc: ALEXANDER JOE / AFP

Homo rudolfensis merupakan manusia purba yang kurang dapat dijelaskan. Jika lebih banyak bahanditemukan, pada ilmuwan akan lebih mampu menghubungkan titik-titik mengenai nenek moyangnya dan tempatnya dalam kisah evolusi yang lebih luas.

1739202140_11331cbf0e19fced365c.jpg

The 'Sediba Fossil (ALEXANDER JOE / AFP)

Itulah sebabnya hingga hari ini, para peneliti belum semuanya berhasil menyetujui apakah akan mempertahankan Homo rudolfensis dan Homo habilis sebagai dua spesies terpisah atau menyatukan keduanya menjadi satu spesies yang lebih bervariasi.

Dalam kasus terakhir, tengkorak KNM-ER 1470 dan fragmen tengkorak lainnya yang biasanya dikaitkan dengan Homo rudolfensis kemudian akan terlihat sebagai jantan dari spesies tersebut. Sedangkan tengkorak yang lebih kecil yang biasanya dikaitkan dengan Homo habilis bisa jadi betina.

Perbedaan ukuran dan penampilan antara jantan dan betina dimorfisme seksual umum terjadi pada banyak hewan, kemungkinan juga terjadi pada Homo awal. Akan tetapi, seperti yang dicatat oleh arkeolog Manuel Will, mencoba menilai jenis kelamin dari sisa-sisa yang sangat terfragmentasi tersebut hampir mustahil.

Tidak ada alasan untuk mengharapkan fosil yang dikelompokkan menunjukkan bias sistematis terhadap jenis kelamin apa pun. Pada saat ini, sebagian besar ilmuwan mendukung penegakan pemisahan antara kedua spesies tersebut, meskipun mereka tidak semua sepakat tentang spesimen mana yang harus ditetapkan untuk spesies mana.

Karena campuran fitur-fiturnya yang menarik yang mengingatkan secara bergantian pada Homo dan Australopithecus, ada ketidaksepakatan tentang apakah rudolfensis layak mendapat tempatnya dalam genus Homo, atau apakah ia akan lebih cocok dalam Australopithecus.

Pertanyaan yang sama juga berlaku untuk Homo habilis. Sementara sebagian besar ilmuwan mendukung status keduanya saat ini dalam Homo, di dasar pohon Homo hal itu sedikit memperluas definisi Homo, menurut laman World History.

1739202140_a8780c43e789ca2147f3.jpg

Dinding tengkorak hominin yang dipajang di David H. Koch Hall of Human Origins di Museum Sejarah Alam Smithsonian (Wikimedia Commons)

Akan tetapi, hal yang sama dapat dikatakan jika rudolfensis dan habilis ditambahkan ke Australopithecus. Pilihan ketiga bahkan telah disarankan untuk rudolfensis, antropolog David Cameron merasa itu cocok dengan Kenyanthropus, genus yang lebih tua yang satu-satunya spesiesnya yang diketahui, Kenyanthropus Platyops, hidup sedikit lebih dari 3 juta tahun yang lalu. Namun, ilmuwan lain menganggap pilihan ini tidak beralasan saat ini.

Jelas bahwa Homo awal (atau Australopithecus akhir) agak berantakan. Namun, harapan ada di cakrawala: dalam beberapa tahun terakhir, banyak penemuan baru yang penting telah dilakukan terkait manusia purba, dan, jika lebih banyak materi Homo rudolfensis ditemukan, para ahli akan lebih mampu menghubungkan titik-titik mengenai leluhurnya dan tempatnya dalam kisah evolusi yang lebih luas.

Sekalipun masih banyak yang belum kita ketahui tentang Homo rudolfensis, setidaknya lokasi tempat ditemukannya sisa-sisa yang biasanya dikaitkan dengan spesies iniChiwondo Beds di Malawi Rift di Malawi utara, Koobi Fora di Kenya. Penemuan di cekungan sungai Omo di Ethiopia mungkin dapat memberi tahu sesuatu tentang habitat, pola makan, dan cara hidupnya.  hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.