Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fosil Manusia Purba Sangiran Dipamerkan di Museum De Tjolomadoe Karanganyar

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fosil Manusia Purba Sangiran Dipamerkan di Museum De Tjolomadoe Karanganyar Doc: Kemenbud
Ket. Museum Manusia Purba Sangiran menghadirkan replika fosil manusia purba hingga fosil asli fauna Pleistosen dalam pameran yang digelar di Museum De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah

JAKARTA - Museum Manusia Purba Sangiran yang dikelola Museum dan Cagar Budaya (MCB) Kementerian Kebudayaan menghadirkan replika fosil manusia purba hingga fosil asli fauna Pleistosen dalam pameran yang digelar di Museum De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah.

“Kolaborasi antara Museum Manusia Purba Sangiran dan Museum De Tjolomadoe menjadi langkah strategis dalam memperluas akses publik terhadap warisan budaya, memperkaya pengalaman wisata edukasi, serta memperkuat posisi museum sebagai ruang dialog budaya yang dinamis,” kata Kepala Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan Abi Kusno dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (29/8).

Pameran bertajuk Sangiran, Sekarang Sambang Masa Lalu, Songsong Masa Depan, itu bekerja sama dengan Museum De Tjolomadoe. Pameran berlangsung mulai tanggal 28 Agustus 2025 hingga satu tahun ke depan, dilengkapi dengan instalasi serta narasi edukatif yang dirancang agar pengunjung dapat merenungkan perjalanan panjang evolusi manusia.

Melalui pendekatan ini, publik diharapkan mampu memahami masa lalu sebagai sumber inspirasi dalam menyongsong masa depan. Pameran ini diselenggarakan dalam rangka mempromosikan serta memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat.

Melalui pendekatan inovatif, pengunjung diajak menyambangi masa lalu untuk lebih memahami jati diri dan nilai kebudayaan, serta menyongsong masa depan dengan semangat pelestarian dan inovasi.

Pameran Sangiran, Sekarang Sambang Masa Lalu, Songsong Masa Depan mengambil tiga tema besar yang menggambarkan lini masa perjalanan manusia purba.

Tema pertama, ‘Sangiran, Sekarang’ menonjolkan koleksi unggulan dari lima klaster utama Museum Sangiran: Klaster Krikilan, Klaster Ngebung, Klaster Bukuran, Klaster Dayu, serta Klaster Manyarejo, dilanjutkan dengan tema ‘Sambang Masa Lalu' pengunjung pun diajak untuk menelusuri evolusi manusia dan lingkungan, sekaligus bagaimana kondisi Sangiran pada 2,4 juta tahun yang lalu. Pameran diakhiri dengan tema ketiga ‘Songsong Masa Depan’ yang menggambarkan Sangiran tidak berhenti sebagai situs penelitian, tetapi juga terus berkembang sebagai pusat ilmu pengetahuan, pariwisata, dan inspirasi global.

Penanggung Jawab Unit Museum Manusia Purba Sangiran Marlia Yulianti Rosyidah menjelaskan bahwa pameran ini menjadi kesempatan berharga untuk menghadirkan Sangiran lebih dekat dengan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.