DeepSeek Sukses Ubah Citra Tiongkok dari ‘Penjiplak’ ke Inovator, Persaingan di Industri AI Kian Panas
📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 14:55 WIB | Oleh: Tim PenulisTapi Liang Wenfeng, tidak pernah menempuh pendidikan di luar Cina. Ia merekrut lulusan dan mahasiswa dari universitas-universitas terkemuka di Cina untuk membangun tim risetnya. Tidak ada satu pun dari mereka yang menempuh pendidikan di luar negeri.
Para pengembang ini merupakan bagian dari generasi muda Cina yang tidak hanya memiliki ambisi pribadi tetapi juga cita-cita untuk memajukan posisi Cina sebagai pemimpin inovasi global.
Di berbagi negara, reaksi awal terhadap chatbot AI DeepSeek adalah kehati-hatian, bahkan kekhawatiran masalah keamanan data. Namun, kehadiran DeepSeek juga bisa menjadi pengingat bahwa kolaborasi ilmiah seharusnya lebih berfokus pada keunggulan penelitian dibandingkan pertimbangan geopolitik. Selain itu, kesuksesan DeepSeek bisa menjadi pelajaran akan perlunya berinvestasi dalam infrastruktur riset AI negara sendiri serta membangun talenta lokal di bidang ini agar tetap kompetitif dan tidak terlalu bergantung pada penyedia teknologi luar.
Wanning Sun, Professor of Media and Cultural Studies, University of Technology Sydney dan Marina Yue Zhang, Associate Professor, Technology and Innovation, University of Technology Sydney
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!