Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DeepSeek Sukses Ubah Citra Tiongkok dari ‘Penjiplak’ ke Inovator, Persaingan di Industri AI Kian Panas

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ketika ditanya tentang apa yang terjadi pada 4 Juni 1989 di Lapangan Tiananmen—lokasi tragedi berdarah terhadap demonstran pro-demokrasi—chatbot ini hanya memberikan jawaban seperti, “Maaf, itu di luar cakupan saya saat ini. Mari kita bicarakan hal lain.”

Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan: Bisakah alat AI buatan Cina benar-benar bersaing di kancah global jika masih menghadapi tantangan sensor?

Upaya AS menahan perkembangan teknologi Cina US

Amerika Serikat telah menerapkan berbagai langkah untuk membatasi perkembangan AI di Cina dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintahan Biden berupaya membatasi akses Cina terhadap chip canggih yang dibutuhkan untuk pengembangan AI serta melarang ekspor peralatan pembuat chip dan teknologi terkait ke Cina.

AS juga telah memasukkan banyak entitas Cina ke dalam daftar hitam perdagangan karena dinilai memiliki teknologi yang dapat digunakan, baik untuk kepentingan militer maupun komersial.

Munculnya DeepSeek menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas langkah-langkah AS dalam “mengurangi risiko” dari Cina, terutama dalam hal kerja sama ilmiah dan akademik.

DeepSeek, misalnya, berhasil menghindari pembatasan AS terhadap chip canggih dengan menimbun chip kualitas rendah dari Nvidia sebelum pemerintahan Biden melarangnya.

Para pengamat Barat sering menggambarkan inisiatif AI Cina terbatas akibat kendali AS. Namun, mereka cenderung mengabaikan munculnya generasi baru wirausahawan Cina yang lebih mengutamakan penelitian dasar dan kemajuan teknologi jangka panjang dibandingkan keuntungan cepat.

DeepSeek adalah contoh sukses dari pendekatan ini. Dengan menerapkan metode open-source, perusahaan ini mengandalkan keahlian kolektif dan mendorong inovasi kolaboratif. Strategi ini tidak hanya mengatasi keterbatasan sumber daya, tetapi juga mempercepat pengembangan teknologi mutakhir.

Cina: Pengikut atau inovator?

Salah satu asumsi umum di Barat adalah bahwa perusahaan Cina hanya mengikuti atau meniru inovasi yang sudah ada. Namun, pencapaian DeepSeek telah menampik anggapan ini. Seperti yang dikatakan CEO DeepSeek, Liang Wenfeng, dalam sebuah wawancara dengan media Cina:

Inovasi seperti ini terjadi sepanjang waktu di AS. Orang Amerika terkejut dengan kami terutama karena kami adalah perusahaan Cina yang memasuki permainan ini sebagai inovator dengan kontribusi orisinil, bukan sekadar pengikut.

Keberhasilan DeepSeek juga mempertanyakan kebijakan AS yang melarang mahasiswa pascasarjana Cina berkuliah di universitas Amerika.

Baik pemerintahan Biden maupun Trump mendukung kebijakan ini dengan asumsi akan terjadi hal yang disebut oleh para peneliti sebagai “STEM talent de-coupling”. Bahwa mahasiswa dicurigai bisa dimanfaatkan oleh pemerintah Cina untuk mentransfer ilmu dan teknologi ketika mereka kembali ke negara asalnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.