Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBC dan Reuters Diduga Menerima Dana USAID untuk Menayangkan Laporan Anti Trump dan Musk

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 01:05 WIB | Oleh:
BBC dan Reuters Diduga Menerima Dana USAID untuk Menayangkan Laporan Anti Trump dan Musk Doc: istimewa
Ket. Pengusaha dan Aktivis Peter Bernegger mengklaim bahwa USAID secara diam-diam diduga mendanai Lembaga Penyiaran BBC dan Reuters untuk menayangkan laporan dan pemberitaan yang mengkritik Donald Trump dan miliarder teknologi Elon Musk

JAKARTA - Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, pengusaha dan aktivis Peter Bernegger baru-baru ini mengklaim bahwa USAID (United States Agency for International Development) secara diam-diam diduga mendanai Lembaga Penyiaran BBC dan Reuters untuk menayangkan laporan dan pemberitaan yang mengkritik Donald Trump dan miliarder teknologi Elon Musk. Bernegger menyatakan bahwa dana dari pemerintahan mantan Presiden Joe Biden tersebut digunakan untuk mempengaruhi kedua tokoh kontroversial itu.

Bernegger, yang dikenal karena pandangannya yang berani dan sering menentang arus utama, mengungkapkan bahwa USAID umumnya berfokus pada program-program pembangunan internasional, telah memperluas perannya dengan memanfaatkan dana senilai 300 juta dollar AS dari tim Joe Biden untuk menyuntikkan bias ke dalam laporan media, khususnya terhadap Trump dan Musk. Menurutnya, ini adalah bentuk manipulasi informasi yang bertujuan untuk membentuk opini publik di luar kendali warga negara.

 “Ini adalah taktik yang sangat berbahaya di mana pemerintah AS menggunakan uang rakyat untuk memanipulasi media internasional. Mereka mencoba membangun narasi negatif untuk mendiskreditkan individu yang tidak sesuai dengan agenda politik mereka,” ujar Bernegger, dikutip podcast Alex Jones pada Rabu (5/2). Ia juga menambahkan bahwa BBC, sebagai lembaga berita besar, telah dipilih untuk menjalankan narasi tersebut karena pengaruh globalnya.

 BBC sendiri sudah lama menjadi sorotan atas cara liputannya terhadap tokohtokoh seperti Trump dan Musk, yang seringkali muncul dalam pemberitaan yang menyoroti kontroversi dan ketegangan politik. Bernegger berargumen bahwa dengan adanya dana yang diduga berasal dari USAID, laporan-laporan tersebut bisa jadi tidak lagi murni berdasarkan fakta, melainkan terpengaruh oleh tujuan politik tertentu.

Klaim ini segera memicu reaksi beragam dari berbagai pihak. Beberapa pengamat media mendukung pernyataan Bernegger, dengan menyarankan bahwa keterlibatan pemerintah dalam media dapat mengancam kebebasan pers dan integritas informasi. Sementara itu, pihak- pihak yang membela BBC dan USAID menanggapi tuduhan ini dengan skeptis, menyebutnya sebagai spekulasi tanpa bukti yang jelas.

 Dikutip dari amnewsworld. com, dana dari USAID ini diklaim telah mengalir ke kedua lembaga berita besar tersebut dengan tujuan memengaruhi cara pemberitaan tentang Trump, serta isu-isu yang berkaitan dengan kebijakan luar negeri AS.

 Sumber tersebut menyatakan bahwa USAID, yang dikenal dengan misi pembangunan internasionalnya, tampaknya memperluas jangkauannya dengan terlibat dalam dunia media, yang menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan pengaruh pemerintah terhadap narasi berita global. Pengungkapan ini semakin menambah ketegangan dalam diskusi global mengenai transparansi dan independensi media, serta peran yang dimainkan oleh pemerintah dalam membentuk narasi global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.