Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Putusnya Jembatan Termanu, Pemkab Kupang Buka Jalur Alternatif

📅 Selasa, 04 Feb 2025, 17:50 WIB | Oleh:
Dampak Putusnya Jembatan Termanu, Pemkab Kupang Buka Jalur Alternatif Doc: ANTARA/Ho-Pemkab Kupang
Ket. Jembatan Termanu di Kabupaten Kupang yang putus.

KUPANG - Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menyiapkan jalur alternatif untuk menghubungkan kembali akses menuju ke tiga kecamatan di Kabupaten Kupang yang lumpuh akibat terputusnya Jembatan Termanu di Kecamatan Amfoang.

Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba dari Kupang, Selasa, mengatakan bahwa jalur alternatif itu dibangun melalui poros tengah atau melalui Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan ke Naikliu wilayah Kecamatan Amfoang Barat Laut.

"Kita sudah turunkan alat berat untuk membuka jalur alternatif dampak dari putusnya Jembatan Termanu pada Sabtu, pekan lalu," katanya.

Pembukaan jalur alternatif ini ujar dia sebagai upaya agar akses transportasi dari sejumlah kecamatan di Amfoang menuju ke Kupang.

Tak hanya itu, pembukaan jalur itu juga sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan di jalur pantai utara.

"Jadi ini hanya sementara jalurnya," tambah dia.

Pihaknya khawatir jika hujan dengan intensitas tinggi lagi, jalan bisa rusak. Apalagi pengerjaan jalan alternatif itu pihaknya menggunakan dana belanja tidak terduga.

Sebab dari sisi aturan, ujar dia memungkinkan untuk menggunakan anggaran belanja tidak terduga tersebut.

Sementara itu terkait dengan rusaknya sejumlah jalan di daerah tersebut akibat banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Kupang, dia mengatakan bahwa butuh penanganan serius.

Karena itu dia sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk menurunkan alat berat dan mulai bekerja. Sehingga beberapa jembatan seperti Siumate dan Naitae yang tersumbat oleh material batu dan kayu penyebab banjir sudah dibersihkan.

Dia pun berharap agar kondisi seperti beberapa waktu lalu yang mengakibatkan banjir tidak terjadi lagi, sehingga aktivitas masyarakat bisa normal kembali. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.