Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Kemenkop dan Dekopin Berkolaborasi Kembangkan Koperasi

📅 Minggu, 02 Feb 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Kemenkop dan Dekopin Berkolaborasi Kembangkan Koperasi Doc: ANTARA/HO-Kemenkop
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi (kiri) dan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi saat menerima kunjungan pengurus Dekopin di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pengembangan sektor perkoperasian di seluruh Indonesia. Sebab, selama ini, koperasi diyakini menjadi pilar penting bagi perekonomian rakyat. 

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) memperkuat kolaborasi guna memajukan perkoperasian di Tanah Air, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat menerima kunjungan dari pengurus Dekopin di Jakarta, Jumat (31/1), mengatakan, Dekopin dinilai memiliki posisi yang strategis untuk memajukan koperasi di Indonesia bersama pemerintah, mengingat organisasi tersebut merupakan wadah bagi gerakan koperasi nasional.

"Hari ini kita akan bersama-sama menyatukan langkah, menyatukan tekad dan menyatukan hati untuk kemajuan gerakan koperasi di Indonesia," kata dia.

Budi Arie mengatakan, kolaborasi ini juga penting agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kiprah koperasi dapat kembali meningkat.

Hal ini sejalan dengan komitmen lembaga yang dipimpinnya sebagai wakil dari pemerintah untuk memastikan koperasi benar-benar dapat menjadi salah satu penyangga perekonomian nasional.

"Pertemuan dengan Dekopin ini sebagai langkah untuk menggiatkan dan menggerakkan kembali gerakan koperasi," kata dia.

Lebih lanjut, Menkop mengatakan, diperlukan upaya penyesuaian strategi dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar koperasi kembali berjaya dan bangkit.

Ia menegaskan bahwa koperasi menjadi wadah yang paling tepat untuk membantu menumbuhkan perekonomian masyarakat secara bersama-sama.

"Jadi apapun yang bisa bertahan itu adalah kemampuan beradaptasi. Karena itu koperasi di Indonesia harus memiliki kemampuan untuk melakukan adaptasi dari berbagai perkembangan yang terjadi di masyarakat," kata Budi Arie.

Sementara itu, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi mengapresiasi Menkop Budi Arie beserta jajarannya yang telah menerima audiensi dari Dekopin.

Pihaknya berjanji dan berkomitmen untuk mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan Kemenkop agar upaya-upaya yang dilakukan untuk memajukan koperasi di Indonesia dapat sejalan dengan program yang ditetapkan pemerintah.

"Prinsipnya Dekopin ingin memulai langkah baru, kita ingin koperasi lebih dikenal kembali seperti dulu di mana saat itu begitu digdayanya perekonomian di bawah kendali koperasi," kata Bambang.

Ia turut berharap pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap rencana Dekopin melalui revisi Undang-Undang Perkoperasian Tahun 1992.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.