Sistem Misil AS akan Ditarik jika Tiongkok Setop Perilaku Koersif
📅 Jumat, 31 Jan 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis"Kami menganggap mereka sangat berbahaya bagi keamanan nasional karena tentu saja, jika ini jatuh ke tangan lain, ini bisa sangat berbahaya bagi personel kami di pangkalan dan juga mereka yang berada di atas kapal kami," kata kepala militer Filipina, Jenderal Romeo Brawner.
Brawner menambahkan masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa mata-mata itu disponsori negara, karena otoritas Filipina belum mengidentifikasi penerima akhir dari intelijen yang dikumpulkan. "Ini mungkin hanya puncak gunung es, masih banyak yang tertangkap melakukan kegiatan ini. Jumlahnya masih banyak," kata Brawner.
Dalam operasi mata-matanya, para priatersebut menyamar sebagai pembeli produk laut atau anggota organisasi yang sah. Dua pria Tiongkok lainnya ditangkap secara terpisah di tempat lain di Manila dan satu lagi di pusat Kota Dumaguete pekan lalu, kata Santiago.
Tertangkapnya para mata-mata ini menyusul penangkapan seorang insinyur perangkat lunak Tiongkok bernama Deng Yuanqing dan dua rekannya dari Filipina yang diduga memata-matai pangkalan militer dan markas polisi bulan ini, tuduhan yang dibantah oleh pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!