Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua dari 14 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Bukan Berisi 'Body Part'

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 19:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua dari 14 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Bukan Berisi 'Body Part' Doc: ANTARA
Ket. Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan (tengah) saat konferensi pers kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/1/2025).

JAKARTA– Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati, mengungkapkandua dari 14 kantong jenazah yang diterima dari tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, bukan berisi potongan tubuh atau body part korban.

"Dari 14 kantong jenazah yang dikirim ke RS Polri, setelah dilakukan pengecekan ulang dengan pengalaman, ternyata dua (kantong) di antaranya bukan berisi body part," kata Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan saat konferensi pers kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/1).

Menurut dia, hal itu dipastikan usai melakukan pemeriksaan berulang bersama dokter forensik dan dokter gigi forensik.

"Dengan teliti, lebih teliti lagi, karena kan sudah sekian hari ini. Kita ulangi lagi, kita ulangi, ternyata kita putuskan itu memang bukan dari bagian potongan tubuh. Bukan dari bagian tubuh manusia," ucap Nyoman.

Jika melihat TKP kebakaran, bisa saja isi dua kantong jenazah itu merupakan bahan bangunan yang hancur terbakar.

"Mereka menyatakan ini bukan (potongan tubuh), bukan dari asalnya dari tubuh manusia. Entah dari mana, karena sudah jadi arang, tapi yang pasti bukan tubuh manusia. Penilaian berikutnya dilakukan di kamar jenazah, karena kan sudah sekian hari, kita periksa lagi, ternyata bukan body part," paparnya.

Nyoman memastikan sampai saat ini proses identifikasi masih terus dilakukan. Pihak RS Polri terus mendalami data ante mortem dari keluarga untuk melanjutkan pemeriksaan sampel DNA di laboratorium Pusdokkes Polri.

Dia pun mengimbau jika ada keluarga yang merasa kehilangan usai adanya peristiwa kebakaran Glodok Plaza bisa langsung melaporkan ke pihak yang berwenang.

"Kami selaku tim tetap mengimbau kepada masyarakat, sekiranya kehilangan keluarga bisa melaporkan yang kemungkinan berada di lokasi kebakaran pada saat itu," kata Nyoman.

Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) kembali berhasil mengidentifikasi tiga dari 14 korban yang dilaporkan hilang akibat kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu (15/1) lalu.

Teridentifikasi tiga kantong jenazah ini menambah total jenazah yang sudah diketahui jelas identitasnya menjadi enam jenazah, sedangkan proses identifikasi jenazah-jenazah tersebut masih berlangsung.

Enam jenazah yang sudah teridentifikasi adalah sebagai berikut:

1. Zukhi F Rahdja, laki-laki 42 tahun teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA,

2. Aulia Belinda, perempuan 28 tahun teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA dan medis,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.