Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Orang Dikhawatirkan Tewas Terinjak-injak dalam Festival Kumbh Mela di India

📅 Rabu, 29 Jan 2025, 14:59 WIB | Oleh:

"Kami sangat dekat dengan sungai dan terjadilah desakan hebat. Orang-orang dari arah berlawanan mulai saling mendekat dan bertabrakan, lalu mulai saling dorong, mencoba mencari jalan keluar," kata Lodhi.

“Saya melihat orang-orang jatuh ke tanah dan berteriak, dan orang-orang mulai saling menginjak. Saya mencoba menyelamatkan sebanyak mungkin orang, tetapi saya hanya bisa menyelamatkan istri saya dan seorang wanita lainnya. Saya menyeret mereka keluar. Saya melihat sekitar 20 mayat yang jelas-jelas sudah meninggal di lantai yang telah tertimpa reruntuhan dan yang lainnya tergeletak di sana sambil terluka dan berteriak minta tolong.”

Suasana heboh juga terjadi di bilik-bilik orang hilang, di mana mereka yang terjebak di tengah kerumunan berusaha mencari kerabat yang hilang. Saroj Bhagri, 60 tahun, dari Madhya Pradesh sedang mencari cucunya yang berusia delapan tahun, Chahat Bhagri.

“Kami tiba kemarin malam dan pergi mandi di sungai larut malam. Kami duduk di dekat sungai setelah makan. Tiba-tiba orang-orang mulai mendorong dan menjatuhkan kami serta menginjak-injak kami. Saya bangun dan memegang tangannya tetapi kemudian saya didorong dan terlepas saat ada yang berdesakan.

“Saat saya bangun, saya tidak bisa melihatnya dan orang-orang berlarian dan berteriak. Saat saya bangun, dia sudah tidak ada. Ada orang-orang tergeletak di lantai. Dia masih anak kecil.”

Manoj Kumar Paswan 45, dari Uttar Pradesh, mengatakan bibinya yang berusia 65 tahun, Chanara Prajapat, hilang setelah mereka pergi ke sungai pada dini hari untuk berenang. “Terjadi keributan dan orang-orang mulai saling berjatuhan. Tiba-tiba terjadi dorongan yang begitu kuat hingga saya kehilangan tangan bibi saya. Entah bagaimana saya berhasil meraih ibu saya dan kami menyeret diri keluar.

“Saya kembali mencari bibi saya, tetapi saya tidak melihatnya di mana pun. Itu adalah pengalaman yang sangat menyakitkan dan menakutkan, orang-orang di sekitar menangis dan meratap. Ada lebih dari selusin orang tergeletak di lantai termasuk anak-anak dan orang-orang menginjak-injak mereka.”

Ziarah Kumbh Mela diadakan setiap 12 tahun dan secara luas dipandang sebagai “festival dari semua festival” dalam kalender agama Hindu di India, yang dihadiri oleh berbagai macam sadhu atau orang suci, pertapa, peziarah, dan wisatawan.

Perayaan tahun ini sangat penting karena Maha atau Kumbh Mela agung hanya berlangsung setiap 144 tahun, menandai Kumbh Mela ke-12 dan penyelarasan langit khusus dari matahari, bulan, Jupiter, dan Saturnus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.