Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok-Myanmar-Thailand Capai Konsensus Berantas Penipuan

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 02:40 WIB | Oleh:
Tiongkok-Myanmar-Thailand Capai Konsensus Berantas Penipuan Doc: AFP/MANAN VATSYAYANA
Ket. Suasana Kota Myawaddy di Myanmar dilihat dari Distrik Mae Sot, Thailand, pada April 2024 lalu. Kota perbatasan yang dekat dengan perbatasan dengan Thailand ini telah diidentifikasi sebagai sarang pusat penipuan daring.

BEIJING - Pejabat dari Tiongkok, Myanmar, dan Thailand, pada Selasa (21/1) mencapai konsensus mengenai pemberantasan pusat penipuan telekomunikasi di Myanmar selama pertemuan di Kota Kunming, Tiongkok, kata lembaga penyiaran nasional Tiongkok, CCTV.

“Pada pertemuan yang sama, otoritas Myanmar, Tiongkok, Laos, Kamboja, Thailand, dan Vietnam, sepakat untuk menangkap para pemimpin sindikat kriminal, membongkar pusat-pusat penipuan telekomunikasi, dan melakukan segala upaya untuk mengkoordinasikan penyelamatan mereka yang terjebak di sana,” lapor CCTV pada Rabu (22/1).

Tiongkok baru-baru ini meningkatkan retorikanya dalam menindak penipuan daring menyusul serangkaian kasus, termasuk satu kasus yang melibatkan seorang aktor Tiongkok yang hilang di dekat perbatasan Thailand-Myanmar.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menyerukan kepada negara-negara Asia tenggara untuk mengambil tindakan tegas terhadap perjudian daring dan penipuan telekomunikasi dalam pertemuan langka dengan utusan kawasan di Beijing.

“Pemerintah Myanmar tidak mendukung bisnis perjudian daring, tetapi justru menindaknya,” kata Kedutaan Myanmar di Beijing dalam sebuah pernyataan pada Selasa, seraya menyerukan upaya kolaboratif dari negara-negara tetangga untuk memberantas kelompok-kelompok penipu.

Deportasi

Sementara itu pihak junta militer yang berkuasa di Myanmar telah mendeportasi puluhan ribu orang yang diduga terlibat dalam operasi penipuan daring ke Tiongkok sejak Oktober 2023.

Tempat-tempat penipuan telah menjamur di daerah perbatasan Myanmar dan dikelola oleh orang asing yang seringkali diperdagangkan dan dipaksa bekerja, menipu rekan-rekan mereka dalam sebuah industri yang menurut para analis bernilai miliaran dollar.

Sebuah editorial yang diterbitkan di surat kabar milik pemerintah Global New Light of Myanmar pada tanggal 21 Januari melaporkan bahwa junta telah menangkap dan mendeportasi lebih dari 55.000 orang asing yang terlibat dalam penipuan perbatasan ke negara asal mereka sejak Oktober 2023, lebih dari 53.000 di antaranya ke Tiongkok.

“Kontingen terbesar kedua yang berjumlah lebih dari seribu orang, berasal dari Vietnam, diikuti oleh Thailand dengan lebih dari 600 orang. Sisanya berasal dari sekitar 25 negara lain,” menurut surat kabar tersebut.

Editorial tersebut menambahkan bahwa mereka yang bertanggung jawab bukanlah warga negara Myanmar atau warga sipil asing biasa, melainkan pelaku kejahatan yang melarikan diri dan memasuki Myanmar secara ilegal dari negara-negara tetangga.

Wakil Direktur Human Rights Watch untuk wilayah Asia, Bryony Lau, pada 17 Januari lalu menyatakan kompleks penipuan tersebut sebagai salah satu krisis regional paling mendesak yang dihadapi kawasan ini.

Myanmar sendiri saat ini tengah dilanda kekacauan sejak junta militer menggulingkan pemimpin sipil yang dipilih secara demokratis melalui kudeta pada tahun 2021. AFP/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

32 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

47 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.