Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Gabungkan 986 Aplikasi Jadi Satu Superapps 'Rumah Pendidikan'

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 09:15 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen Gabungkan 986 Aplikasi Jadi Satu Superapps 'Rumah Pendidikan' Doc: ANTARA
Ket. Tampilan antaramuka aplikasi Rumah Pendidikan.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan peningkatan efektivitas pelayanan dengan menggabungkan 986 aplikasi menjadi satu aplikasi super (superapps) Rumah Pendidikan.

Rumah Pendidikan yang telah diluncurkan cetak biru atau versi betanya ini tidak hanya berfokus pada guru dan tenaga kependidikan, namun seluruh pemangku kepentingan Pendidikan Indonesia. Kini aplikasi tersebut dapat diakses melalui laman rumah.pendidikan.go.id atau diunduh melalui aplikasi Android di PlayStore.

"Ini hanyalah awal, penyempurnaan akan terus dilanjutkan di dalam beberapa tahun ke depan untuk terus memberikan layanan yang menjawab kebutuhan para pelaku pendidikan di Indonesia," kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen Yudistira Nugraha melalui keterangan di Jakarta, Kamis (23/11).

Yudistira menekankan aplikasi ini akan akan terus disempurnakan dengan peningkatan kualitas layanan digital, infrastruktur, dan kolaborasi antar-direktorat di Kemendikdasmen untuk memastikan kebermanfaatan aplikasi ini secara berkelanjutan.

Ia memaparkan aplikasi ini memberikan kemudahan akses layanan, termasuk bagi para guru, kepala sekolah, operator sekolah, Dinas Pendidikan, dan aktor pendidikan lainnya tidak lagi harus mengakses berbagai aplikasi berbeda.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif, sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar.

"Dalam hal efisiensi anggaran, dengan konsolidasi pengembangan teknologi yang lebih terpusat, mulai dari level kementerian pusat hingga Dinas Pendidikan daerah, Rumah Pendidikan diharapkan mampu menghemat lebih dari 60 persen biaya pengembangan teknologi pendidikan," ujarnya.

Selain itu, aplikasi yang terintegrasi memungkinkan pelaksanaan kegiatan seperti pelatihan, pengembangan kompetensi, dan perencanaan perbaikan sekolah dilakukan secara lebih efisien, mengurangi beban administratif, serta mendukung kolaborasi lintas pemangku kepentingan secara optimal.

Oleh sebab itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikdasmen Suharti menyatakan pemerintah mengundang guru, kepala sekolah, Dinas Pendidikan, mitra teknologi, dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan digital melalui Rumah Pendidikan.

"Semoga transformasi ini menjadi tonggak penting menuju sistem pendidikan yang inovatif dan mendukung program Astacita demi tercapainya visi Indonesia Emas 2045," ucap Suharti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.